Teknik Industri

Merancang Sistem Terintegrasi: Peran Teknik Industri dalam Pemecahan Masalah dan Evaluasi Kinerja

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra pada 25 April 2024


Teknik Industri

Lulusan sarjana Teknik Industri UI yang diarahkan untuk memiliki kemampuan pemecahan masalah yang kuat dan sistemik dengan pendekatan multi-disiplin tentunya dalam kerangka keilmuan teknik industri. Keilmuan teknik industri sendiri merupakan keilmuan teknik yang unik karena telah mengandung pendekatan multi-disiplin dalam pendefinisian keilmuannya. Walaupun respons pengguna lulusan kami sangat menggembirakan, tentunya untuk menjaga kepercayaan masyarakat industri, perlu secara terus-menerus mengintegrasikan perkembangan terbaru keilmuan Teknik Industri sehingga secara rutin pula akan kami evaluasi dan sesuaikan.

Seperti terlihat dalam pendefinisian bidang keilmuan teknik industri versi Institute of Industrial Engineers (IIE) dibawah ini:

Teknik industri berfokus kepada perancangan, peningkatan dan instalasi dari sistem terintegrasi yang terdiri atas manusia, material, peralatan dan energi untuk menspesifikasikan, memprediksi dan mengevaluasi hasil yang diperoleh dari sebuah sistem terintegrasi, oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan dan keahlian dalam bidang matematika, fisika dan ilmu-ilmu sosial serta prinsip dan metodologi teknik/rekayasa.

Untuk menjelaskan pendefinisian ini maka definisi diatas akan dibagi menjadi 3 bagian utama:

Bagian 1: Teknik industri berfokus kepada perancangan, peningkatan dan instalasi dari sistem terintegrasi yang terdiri atas manusia, material, peralatan dan energi …
Bagian ini mendeskripsikan 3 peran utama yang harus dilakukan seorang teknik industri yaitu merancang, meningkatkan dan menginstalasi sebuah sistem terintegrasi.

Kita mulai dari konsep “sistem terintegrasi”. Sistem dapat diartikan sebagai sebuah entitas/obyek yang terdiri atas berbagai komponen yang saling berinteraksi sedemikian rupa sehingga entitas tadi mampu berfungsi mencapai tujuannya. Dalam definisi ini dijelaskan bahwa sebuah sistem terintegrasi pasti memiliki minimal 4 komponen (sub-sistem) yaitu manusia, material, peralatan dan energi. Ini berarti semua sistem yang memproduksi atau meningkatkan nilai tambah baik berupa barang maupun jasa adalah obyek yang dikelola oleh teknik industri. Ini karena hampir semua sistem pasti memiliki ke-4 unsur tersebut.

Terintegrasi menunjukkan bahwa interaksi yang terjadi dari ke-4 unsur tersebut bermuara kepada sebuah perilaku sistem yang lebih dari hanya penggabungan sederhana ke-4 unsur tersebut. Seorang manusia adalah sebuah sistem terintegrasi yang menjadi manusia karena semua sub-sistemnya berinteraksi sedemikian rupa. tetapi jika dimasa yang akan datang kita bisa mendesain tubuh manusia dari komponennya kemudian menyatukannya apakah akan menjadi manusia?

Variasi yang terjadi dalam pendidikan teknik industri di dunia dan juga di Indonesia, biasanya bersumber dari pendefinisan sub-sistem dalam sebuah sistem (bisa lebih banyak dari 4 sub-sistem) serta perbedaan penekanan terhadap sub-sistem mana yang diperdalam pemahamannya. Tetapi semuanya pasti memiliki minimal 4 sub-sistem ini sebagai dasar.

Setiap dan semua komponen/sub-sistem merupakan komponen yang harus dikuasai dalam melakukan 3 tugas utama seorang teknik industri:

  • Merancang menunjukkan kemampuan untuk secara kreatif mengkombinasikan pengetahuan yang telah dimiliki kedalam sebuah rancangan sistem. Sistem disini tidak hanya berupa sistem pabrik atau organisasi, tetapi dapat berupa pula merancang sistem solusi, yaitu rancangan solusi yang multidisiplin, multiapproach dan multidimensi.
  • Meningkatkan dapat diterjemahkan sebagai manajemen. Pakar manajemen mengatakan bahwa ada beda antara administrasi dan manajemen. Administrasi berorientasi untuk mengerjakan hal yang sama terus menerus secara tepat aturan, sedangkan manajemen bermakna ada peningkatan yang harus dilakukan. Berdasarkan definisi ini tentunya meningkatkan/manajemen menunjukkan kemampuan untuk melakukan pemecahan masalah, karena inti dari peningkatan adalah kemampuan memecahkan masalah. Ini mencakup kemampuan analisa, berfikir sistem dan lain sebagainya yang berguna dalam memecahkan masalah.
  • Menginstalasi menunjukkan kemampuan untuk melakukan pendefinisian langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melakukan instalasi terhadap rancangan sistem. Menginstalasi memaksa seorang teknik industri untuk berfikir jauh ke depan dalam merancang dan meningkatkan sistem. Penterjemahan konsep ini contohnya adalah manajemen proyek, design for maintenance, design for manufacture, design for six sigma (DFSS) dsb. yaitu sebuah konsep perancangan yang sudah memasukkan unsur kemudahan pemeliharaan, pembuatan bahkan pengontrolan kualitasnya sehingga produk dapat lebih cepat diterima oleh pasar dalam kualitas optimal.

Bagian 2: untuk itu dibutuhkan pengetahuan dan keahlian dalam bidang matematika, fisika dan ilmu-ilmu sosial serta prinsip dan metodologi teknik/rekayasa ..

Bagian ini menunjukkan kebutuhan keilmuan dasar untuk mendukung peran seorang teknik industri dan penegasan bahwa teknik industri walaupun erat dengan ilmu sosial masih merupakan bidang teknik. Itulah sebabnya dalam kurikulum teknik industri tahun pertama sarat dengan kuliah-kuliah dasar keteknikan seperti kalkulus, aljabar linear, fisika, kimia dan sebagainya, walaupun secara muatan tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dari teknik industri.

Bagian 3: untuk menspesifikasikan, memprediksi dan mengevaluasi hasil yang diperoleh dari sebuah sistem terintegrasi.

Bagian 3 merupakan sebuah konsekuensi yang logis dari penterjemahan bagian 1 dari definisi teknik industri, yaitu 3 peran utama teknik industri tentunya akan menciptakan sebuah sistem baru atau sistem perbaikan dengan kinerja yang lebih baik. Ini berarti perbaikan atau perancangan harus berorientasi kepada fakta dan data.

Ada 3 permasalahan dalam kinerja, yaitu bagaimana menspesifikasikan kinerja, memprediksi kinerja yang telah dispesifikasikan dan bagaimana mengevaluasinya.

  1. Menspesifikasikan: Kinerja harus dispesifikasikan di awal sebuah perancangan atau peningkatan sistem, karena setiap pihak bisa jadi memiliki perbedaan persepsi terhadap arti kinerja. Seorang ahli keuangan mengatakan kinerja baik dari sebuah sistem adalah penghematan biaya, seorang marketing mengatakan kinerja baik berarti memenuhi kebutuhan pelanggan, seorang manajer produksi mengatakan kinerja baik adalah kesesuaian dengan standard produk. Semua kinerja ini tidak ada yang salah, tetapi semua kinerja ini bisa saling bertentangan dan berakibat sistem tidak akan kemana-mana. Menspesifikasikan berarti pula seorang teknik industri harus menentukan indikator, cara mendapatkan indikator, form pencarian data, alat yang digunakan untuk mengukurnya, frekuensi pengukuran dsb.
  2. Memprediksi: setelah dispesifikasikan, tentunya ketika merancang atau meningkatkan sistem kita sudah bisa mendapatkan semacam gambaran bagaimana sistem tadi berfungsi nantinya dan bagaimana kinerjanya. Artinya, kinerjalah yang menjadi patokan anda dalam memperbaiki dan merancang sistemnya.
  3. Mengevaluasi: tentunya setelah sistem diperbaiki atau dirancang dan diinstalasi kita perlu melakukan evaluasi secara riil terhadap kinerja tadi. Jika telah dispesifikasikan dengan baik maka pada langkah ini dijalankan proses pengevaluasian kinerja. tentunya hasil dari evaluasi akan menjadi umpan balik dalam perbaikan berikutnya.

Sumber: ie.ui.ac.id

Selengkapnya
Merancang Sistem Terintegrasi: Peran Teknik Industri dalam Pemecahan Masalah dan Evaluasi Kinerja

Teknik Industri

Memahami Teknik Industri: Mengintegrasikan Teknologi dan Industri untuk Efisiensi dan Efektivitas

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra pada 25 April 2024


Teknik Industri

Dua kata: Teknologi dan Industri. Teknologi adalah penerapan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah dan meningkatkan kehidupan, sedangkan industri adalah kegiatan produksi global (produksi barang atau bahan). Tugas teknik yang dilakukan oleh insinyur meliputi pemecahan masalah, analisis sistem, dan desain.Teknik industri berkembang karena kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan (aktivitas) dalam dunia industri.

Energi adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu atau menghasilkan sesuatu tanpa membuang sumber daya, waktu atau tenaga. Untuk mencapai tingkat efisiensi yang baik maka perlu dilakukan analisa dan perbaikan sistem, mengurangi waktu pemrosesan dan menetapkan standar.

Efisiensi adalah kemampuan untuk mencapai tujuan/sasaran secara efektif dengan menggunakan metode/metode yang tepat." Teknik industri adalah suatu disiplin ilmu yang merancang, meningkatkan, dan menerapkan sistem terpadu berbasis ilmu pengetahuan dalam bidang matematika, fisika, dan ilmu pengetahuan. Teknik seperti mekanika .analisis dan desain untuk menentukan, memprediksi dan mengevaluasi hasil yang ingin dicapai."

Maka, di Teknik Industri, materi yang dipelajari adalah metodologi rekayasa sistem dan industri (industrial and system engineering) dan perancangan sistem terintegrasi (integrated system design).

Metodologi Rekayasa Sistem dan Industri mencakup:

  • Proses produksi (manufacturing engineering)
  • Perencanaan lokasi dana perancangan (tata letak) pabrik
  • Logistik (penanganan material dan distribusi)
  • Perancangan sistem kerja dan pengukuran kerja
  • Perencanaan dan pengendalian produksi
  • Pengendalian mutu
  • Kompensasi financial (evaluasi dan analisis pekerjaan)
  • Ergonomi
  • Pengelolaan sumber daya
  • Pengelolaan keuangan dan ekonomi teknik

Perancangan sistem terintegrasi mencakup:

  • Perancangan sistem manajemen
  • Perancangan sistem informasi dan komputer
  • Perancangan struktur organisasi
  • Perancangan produk dan jasa

Program penelitian Teknik Industri UNPAR memilih sistem manufaktur sebagai sarana untuk mempelajari perilaku sistem yang terintegrasi. Saat ini, teknologi manufaktur sudah maju dengan pesat, sehingga Teknik Industri UNPAR berkomitmen untuk memastikan mahasiswa menguasai teknologi tersebut. Berdasarkan Keputusan No. 40/DIKTI/Kep/1998, Jurusan Teknologi Industri mendapat akreditasi pada tanggal 11 Februari 1998. Melalui Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Departemen Pendidikan Republik Indonesia No. 773/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2015, tanggal 29 Juli 2015, diterima Departemen Teknologi Industri. Otoritas Otoritas.

Sumber: unpar.ac.id

Selengkapnya
Memahami Teknik Industri: Mengintegrasikan Teknologi dan Industri untuk Efisiensi dan Efektivitas

Teknik Industri

Menelusuri Jalur Karir dan Peluang Pasca Sarjana di Bidang Teknik Industri: Suatu Tinjauan Program Magister di BINUS University

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra pada 25 April 2024


Apakah Anda ingin melanjutkan gelar master di bidang bisnis? Ini hanyalah beberapa wawasan yang bisa Anda peroleh.

Teknologi adalah salah satu mata pelajaran universitas yang paling populer. Tak heran ribuan orang bersaing memperebutkan posisi di departemen ini setiap tahunnya. Salah satu alasannya adalah program pendidikan teknik menawarkan berbagai peluang karir.

Salah satunya adalah industri BINUS UNIVERSITY. BINUSIAN Tertarik pada tingkat pascasarjana termasuk tingkat Magister atau Pasca Sarjana. Siswa dalam program gelar ini akan memiliki keterampilan dalam manajemen industri yang mencakup semua aspek manusia, mesin, proses, keuangan, material, teknologi informasi dan lingkungan.

Belajar Apa Saja di S2 Teknik Industri?

Program studi Magister Teknik Industri Program Pascasarjana BINUS University (BGP) menawarkan dua peminatan yaitu Manajemen Industri dan Teknik Industri. Kurikulum departemen mencakup kurikulum internal dan internasional.

BINUSIAN mengajarkan segala hal tentang penerapan, analisis dan evaluasi sistem kompleks dalam permasalahan teknik industri. Selain itu, gelar master di bidang teknik industri menekankan manajemen, kepemimpinan dan keterampilan yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan perusahaan di sektor ini.

Ilmu yang akan Anda pelajari di BINUS University pada Magister Teknik Industri adalah sebagai berikut:

  • Statistical Analysis & Research Methodology.
  • Engineering Optimization.
  • Quality Assurance & Total Quality Management.
  • Selected Topic in Industrial Engineering.
  • Operation Management.
  • Industrial Management.
  • Industrial System Design.
  • Supply Chain Engineering.
  • Supply Chain and Logistics.
  • Human-Integrated System & Occupational Safety and Health Administration.
  • Service Engineering.
  • Supply Chain Modelling.
  • System Simulation and Modelling.

Pilihan Karir Lulusan S2 Teknik Industri

Setelah menyelesaikan studi Magister Teknik Industri, BINUSIAN diharapkan mampu untuk:

  • Memecahkan masalah yang berkaitan dengan rekayasa dan teknologi serta merancang sistem terpadu dengan memanfaatkan bidang keilmuan lainnya dengan memperhatikan faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan masyarakat, budaya, sosial dan lingkungan.
  • Memperluas pengetahuan dalam desain, operasi, dan peningkatan sistem terintegrasi untuk memberikan kontribusi asli dan diuji melalui penelitian secara mandiri.
  • Mampu merumuskan ide baru hasil penelitian untuk mengembangkan desain teknologi, operasi, dan sistem perbaikan yang terintegrasi.
  • Beradaptasi dengan perubahan ilmu pengetahuan atau teknologi yang terjadi dalam proses implementasi dan substansi penelitian desain, operasi, dan peningkatan sistem terintegrasi
  • Mengajukan solusi alternatif untuk mengatasi permasalahan industri jasa melalui riset desain, operasi, dan perbaikan sistem terintegrasi.
  • Merancang sistem industri yang inovatif dan dibuktikan dengan teknologi informasi yang terintegrasi.
  • Memberikan pilihan solusi dalam menyelesaikan permasalahan supply chain dengan pendekatan ilmu teknik industri.
  • Merancang sistem dalam rantai pasok industri yang terintegrasi dengan teknologi informasi.

Lulusan program teknik industri BINUS UNIVERSITY di masa depan akan memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin di bidang teknik rantai pasokan dan manajemen industri. Beliau juga akan bertanggung jawab atas pengelolaan sumber daya manusia, sumber daya, mesin, keuangan, proses dan teknologi informasi untuk mencapai visi dan misi perusahaan.

Selain itu, BINUSIAN juga dapat berperan sebagai konsultan teknik industri pertama yang membantu organisasi memecahkan masalah, termasuk penilaian dan evaluasi efektivitas dan efisiensi sistem di perusahaan.

Ada banyak posisi yang bisa Anda tuju di masa depan untuk peluang karir. Posisi yang tersedia bagi lulusan Magister Teknik Industri meliputi manajer, insinyur industri, konstruksi, sumber daya manusia, manajer proyek, konsultan dan instruktur.

Anda bisa menjadi pengusaha dan mengembangkan bisnis Anda sendiri. Karena BINUS UNIVERSITY tidak hanya memberikan BINUSIAN ilmu yang dapat mereka gunakan untuk bersaing mendapatkan pekerjaan impian mereka, tetapi juga sebagai wirausaha potensial.

Sumber: graduate.binus.ac.id

Selengkapnya
Menelusuri Jalur Karir dan Peluang Pasca Sarjana di Bidang Teknik Industri: Suatu Tinjauan Program Magister di BINUS University

Industri Keramik

Pembentukan Keramik: Teknik dan Metode Terkini untuk Produksi Komponen Keramik Berkualitas Tinggi

Dipublikasikan oleh Cindy Aulia Alfariyani pada 25 April 2024


Teknik pembentukan keramik adalah cara-cara membentuk keramik, yang digunakan untuk membuat segala sesuatu mulai dari peralatan makan seperti teko hingga keramik teknik seperti komponen komputer. Teknik pembentukan keramik meliputi roda tembikar, slip casting dan masih banyak lagi.

Metode untuk membentuk serbuk bahan baku keramik menjadi bentuk yang rumit sangat dibutuhkan di banyak bidang teknologi. Sebagai contoh, metode seperti itu diperlukan untuk memproduksi komponen struktural bersuhu tinggi yang canggih seperti komponen mesin panas, recuperator, dan sejenisnya dari serbuk bahan baku keramik. Komponen khas yang diproduksi dengan operasi produksi ini termasuk impeler yang terbuat dari baja tahan karat, perunggu, alat pemotong yang rumit, perkakas cetakan plastik, dan lain-lain. Bahan-bahan umum yang digunakan adalah: kayu, logam, air, plester, epoksi dan STL, silika, dan zirkonia.

Operasi produksi ini terkenal karena menyediakan perkakas dengan stabilitas dimensi, kualitas permukaan, kerapatan, dan keseragaman. Sebagai contoh, pada proses slip casting, bagian yang dicor memiliki konsentrasi bahan baku yang tinggi dengan sedikit bahan tambahan, hal ini meningkatkan keseragaman. Tetapi juga, cetakan gips menarik air dari slip yang dituangkan untuk memadatkan dan membentuk pengecoran pada permukaan cetakan. Ini membentuk gips yang padat.

Slip casting

Ada banyak teknik pembentukan untuk membuat keramik, tetapi salah satu contohnya adalah slip casting. Di sinilah slip atau tanah liat cair dituangkan ke dalam cetakan gips. Air dalam slip ditarik keluar ke dinding cetakan gips, meninggalkan lapisan dalam tanah liat padat, yang mengeras dengan cepat. Setelah kering, tanah liat padat juga dapat dihilangkan. Slip yang digunakan dalam pengecoran slip sering dicairkan dengan zat yang mengurangi kebutuhan air tambahan untuk melunakkan slip (kecuali jika diinginkan crazing); ini mencegah penyusutan berlebihan yang terjadi ketika bagian yang mengandung banyak air mengering; pendekatan lain adalah mengeringkan barang secara perlahan.

Metode slip-casting memberikan kualitas permukaan, kepadatan, dan keseragaman yang unggul dalam pengecoran bahan baku keramik dengan kemurnian tinggi dibandingkan teknik pengecoran keramik lainnya, seperti pengecoran hidrolik, karena bagian yang dicetak adalah konsentrasi bahan baku keramik yang lebih tinggi dengan sedikit bahan tambahan. Slip adalah suspensi bubuk bahan baku halus dalam cairan seperti air atau alkohol dengan sejumlah kecil bahan sekunder seperti dispersan, surfaktan, dan pengikat. Teknik pengecoran slip tembikar menggunakan blok plester atau cetakan labu. Cetakan plester menarik air dari slip yang dituangkan untuk memadatkan dan membentuk pengecoran pada permukaan cetakan. Hal ini membentuk gips yang padat sehingga menghilangkan celah udara yang merusak dan meminimalkan penyusutan pada proses sintering akhir.

Manufaktur aditif

Untuk produksi bentuk yang kompleks dalam jumlah kecil, manufaktur aditif (AM) merupakan pendekatan yang efektif, dan merupakan subjek penelitian dan pengembangan yang signifikan. Tidak seperti manufaktur aditif bahan polimer, ruang lingkup AM keramik masih sangat terbatas karena tantangan pemrosesan bahan. Peralatan yang tersedia secara komersial untuk AM keramik sebagian besar bergantung pada sintering serbuk lapis demi lapis dan jarang yang hemat biaya. Namun, kesulitan dalam pemesinan benda keramik berarti bahwa teknik AM dapat menarik dalam situasi di mana volume produksi terlalu rendah untuk menghasilkan cetakan yang layak untuk metode pengecoran slip. Secara khusus, pembuatan aditif keramik dari polimer prekursor menggunakan teknik termasuk stereolitografi, dengan pirolisis berikutnya untuk menghasilkan keramik turunan polimer, merupakan pendekatan yang muncul untuk mengatasi tantangan keramik yang diproduksi secara aditif. 

Pengecoran cangkang keramik

Teknik pengecoran cangkang keramik yang menggunakan silika, zirkonia, dan bahan tahan api lainnya saat ini digunakan oleh industri komponen logam untuk 'pengecoran bersih', membentuk cetakan cangkang yang presisi untuk pengecoran logam cair. Teknik ini melibatkan pencelupan basah dan pelapisan bubuk atau plesteran kering secara berurutan untuk membangun lapisan cangkang cetakan. Metode pengecoran cangkang secara umum dikenal dengan stabilitas dimensi dan digunakan dalam banyak proses pengecoran bersih untuk kedirgantaraan dan industri lain dalam pengecoran logam cair. Fasilitas otomatis menggunakan beberapa pola lilin pada pohon, pencampur bubur besar, dan tempat tidur bubuk fluida untuk pencelupan otomatis.

Keramik teknis

Ketika membentuk bahan keramik teknis dari serbuk kering yang disiapkan untuk diproses, metode pembentukan ke dalam bentuk yang diperlukan tergantung pada metode persiapan bahan dan ukuran serta bentuk bagian yang akan dibentuk. Bahan yang disiapkan untuk pembentukan bubuk kering paling sering dibentuk dengan pengepresan "kering" dalam pengepresan pemadatan bubuk mekanis atau hidraulik yang dipilih untuk gaya yang diperlukan dan kedalaman pengisian bubuk. Serbuk kering secara otomatis dibuang ke dalam sisipan baja non-fleksibel atau tungsten karbida di dalam cetakan dan pukulan kemudian memadatkan serbuk sesuai bentuk cetakan.

Jika bagian tersebut berukuran besar dan tidak dapat mengirimkan tekanan yang sesuai untuk kerapatan tekan yang seragam, maka pengepresan isostatik dapat digunakan. Ketika ditekan secara isostatik, bubuk berbentuk membran fleksibel yang bertindak sebagai cetakan, membentuk bentuk dan ukuran bubuk yang ditekan. Pengepresan isostatik dapat berupa pengepresan otomatis jenis kecepatan tinggi dan output tinggi untuk bagian-bagian seperti isolator keramik untuk busi atau nozel ledakan pasir, atau pengepresan "kantong basah" yang beroperasi lebih lambat yang jauh lebih manual dalam pengoperasiannya, tetapi cocok terutama untuk blanko besar yang dapat dikerjakan dengan mesin atau blanko yang akan dipotong atau dibentuk dalam operasi sekunder ke bentuk akhir.

Jika bagian keramik teknis diperlukan di mana rasio panjang terhadap diameter sangat besar, ekstrusi dapat digunakan. Ada dua jenis pengekstrusi keramik, yaitu tipe piston dengan gaya hidrolik yang mendorong ram yang pada gilirannya mendorong keramik melalui silinder material yang dimuat ke dan melalui cetakan yang membentuk ekstrudat. Jenis ekstruder kedua adalah jenis sekrup, atau auger, di mana sekrup berputar memaksa material ke dan melalui cetakan yang sekali lagi membentuk bagian tersebut. Pada kedua jenis ekstrusi tersebut, bahan baku harus di plastisisasi untuk memungkinkan dan mendorong aliran bahan dalam prosesnya.

Bagian keramik teknis yang kompleks biasanya dibentuk menggunakan proses pencetakan injeksi atau "pencetakan lilin panas". Keduanya mengandalkan pemlastis yang peka terhadap panas untuk memungkinkan aliran material ke dalam cetakan. Bagian tersebut kemudian dengan cepat didinginkan untuk dikeluarkan dari cetakan. Cetakan injeksi keramik sangat mirip dengan cetakan injeksi plastik yang menggunakan berbagai polimer untuk plastisisasi. Cetakan lilin panas sebagian besar menggunakan lilin parafin.

Teknik lainnya

Ada juga beberapa teknik tradisional pembuatan tangan, seperti mencubit, lempengan lunak, lempengan keras, dan konstruksi kumparan. Teknik lainnya melibatkan penguliran serat wol hewan atau wol buatan melalui selipan paperclay, untuk membangun lapisan material. Hasilnya dapat dibungkus di atas bentuk atau dipotong, dikeringkan dan kemudian digabungkan dengan paperclay cair dan lembut.

Ketika membentuk lembaran yang sangat tipis dari bahan keramik, "pengecoran pita" biasanya digunakan. Ini melibatkan penuangan slip (yang mengandung "pengikat" polimer untuk memberikan kekuatan) ke sabuk pembawa yang bergerak, dan kemudian melewatkannya di bawah "pisau dokter" yang tidak bergerak untuk menyesuaikan ketebalannya. Slip yang bergerak, kemudian dikeringkan dengan udara, dan "pita" yang terbentuk, dikupas dari sabuk pembawa, dipotong menjadi bentuk persegi panjang, dan diproses lebih lanjut. Sebanyak 100 lapisan pita, bergantian dengan lapisan serbuk logam konduktif, dapat ditumpuk. Ini kemudian disinter ("dibakar") untuk menghilangkan polimer dan dengan demikian membuat kapasitor "multilayer", sensor, dll. Menurut D. W. Richerson dari American Ceramic Society, lebih dari satu miliar kapasitor semacam itu diproduksi setiap hari. (Sekitar 100 di antaranya ada di telepon seluler, dan sekitar seribu di mobil).

Pengecoran gel adalah teknik lain yang digunakan untuk membuat keramik teknik.

Disadur dari: en.wikipedia.org

Selengkapnya
Pembentukan Keramik: Teknik dan Metode Terkini untuk Produksi Komponen Keramik Berkualitas Tinggi

Industri Otomotif

Profil Astra Honda Motor

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja pada 25 April 2024


PT Astra Honda Motor adalah produsen sepeda motor yang berbasis di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini merupakan perusahaan patungan antara Honda dan Astra International (dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 50%).

Sejarah

Astra Honda Motor dibentuk pada tahun 1971 sebagai PT. Federal Motor dengan tugas utama merakit sepeda motor Honda. Pada saat yang sama, perusahaan ini mengambil alih sebagai agen tunggal.

Pada tahun 2000, perusahaan patungan Astra Honda Motor disepakati antara Honda dan Astra International, yang mulai beroperasi pada Januari 2001. Menurut sumber lain, perusahaan baru ini merupakan penggabungan antara PT. Federal Motor dan PT. Honda Federal.

Sepuluh juta sepeda motor Honda diproduksi di Indonesia pada tahun 2003.

Pada tahun 2004 dan 2005, Honda membangun pabrik ketiga di Bekasi. Pada bulan Maret 2015, perusahaan membuka pabrik keempat di Karawang. Dengan kapasitas produksi 5,3 juta sepeda motor, Astra Honda Motor adalah produsen sepeda motor Honda terbesar di dunia.

Pada awal tahun 2015, sekitar 22.400 orang dipekerjakan di AHM.

Honda memiliki pangsa pasar yang sangat besar di Indonesia, misalnya 73% pada semester pertama tahun 2016. Pasar sepeda motor di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 7 juta unit.

Model saat ini 
Tidak termasuk sepeda motor/skuter ≥250 cc
Sepeda motor standar

  • Honda CB150 Verza

  • Kebakaran Jalanan Honda CB150R

  • Honda CB150X

  • Honda Monkey (impor)

Sepeda motor sport

  • Honda CBR150R

  • Honda CBR250RR

Sepeda motor sport ganda

  • Honda CRF150L

  • Honda CRF250L (impor)

  • Honda CRF250 Rally (impor)

Tulang bagian bawah

  • Honda Revo

  • Honda Sonic 150R

  • Honda Supra GTR 150

  • Honda SupraX125

  • Honda CT125 (impor)

  • Honda Super Cub C125 (impor)

  • Honda ST125 Dax (impor)

Skuter

  • Honda ADV

  • Honda BeAT

  • Honda EM1 e:

  • Honda Genio

  • Honda Style

  • HondaPCX

  • Honda Scoopy

  • Honda Vario

  • Honda Forza (impor)

Disadur dari: en.wikipedia.org

 

Selengkapnya
Profil Astra Honda Motor

Industri Otomotif

Profil Astra International

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja pada 25 April 2024


Astra International adalah perusahaan konglomerat Indonesia yang dikendalikan oleh Jardine Matheson. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1957 oleh Tjia Kian Tie dan Liem Pen Hong dengan nama PT Astra International Incorporated.

Perusahaan ini merupakan grup otomotif independen terbesar di Asia Tenggara. Beroperasi terutama di Indonesia, Astra merupakan penyedia berbagai macam produk mobil dan sepeda motor melalui kemitraan dengan perusahaan-perusahaan seperti Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, Peugeot, dan BMW untuk mobil, dan Honda untuk sepeda motor. Astra juga memiliki kehadiran yang kuat di sektor komponen otomotif melalui anak perusahaannya PT Astra Otoparts Tbk.

Selain itu, Astra juga memiliki bisnis di bidang jasa keuangan; alat berat dan pertambangan; agribisnis; infrastruktur dan logistik; serta teknologi informasi. Di bidang jasa keuangan, bisnis Astra menyediakan produk dan jasa keuangan untuk mendukung penjualan otomotif dan alat berat. Grup ini juga terlibat dalam perbankan ritel melalui kepemilikan saham di PT Bank Permata Tbk hingga akhir tahun 2010. Pada tahun 2019, Astra menginvestasikan US$150 juta untuk layanan on-demand berbasis aplikasi Gojek.

Bisnis saat ini

Otomotif

  • Toyota dan Lexus, melalui PT Toyota-Astra Motor sebagai agen tunggal, importir dan distributor, merupakan perusahaan patungan 50-50 dengan Toyota Motor Corporation. Grup ini juga memiliki 5% saham (95% dimiliki oleh Toyota Motor Corporation) di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, yang memiliki 5 fasilitas manufaktur.

  • Daihatsu, melalui PT Astra Daihatsu Motor, yang mendistribusikan dan memiliki fasilitas manufaktur, merupakan perusahaan patungan antara Astra International, Daihatsu Motor Co, dan Toyota Tsusho. Fasilitas ini juga memproduksi merek-merek Toyota.

  • Isuzu, melalui PT Isuzu Astra Motor Indonesia, perusahaan patungan antara PT Arya Kharisma (yang sepenuhnya dimiliki oleh Astra International) dan Isuzu Motors, sebagai agen tunggal pemegang merek kendaraan, komponen, aksesoris, dan suku cadang.

  • UD Trucks, melalui UD Astra Motor Indonesia sebagai agen tunggal.

  • Scania, melalui United Tractors sebagai agen tunggal.

  • Peugeot, yang meliputi distribusi dan purna jual.

  • BMW dan MINI, sebagai salah satu dealer dan pemasaran. Astra International menyediakan perakitan kendaraan BMW melalui PT Gaya Motor.

  • Sepeda motor Honda melalui PT Astra Honda Motor, perusahaan patungan dengan Honda Motor Co. untuk memproduksi sepeda motor Honda untuk pasar Indonesia dan negara-negara ekspor, serta sebagai salah satu dealer di Indonesia.

Disadur dari: en.wikipedia.org

 

Selengkapnya
Profil Astra International
« First Previous page 761 of 865 Next Last »