Teknik Industri

Apa Itu Industri Manufaktur? - diklatkerja

Dipublikasikan oleh Mochammad Reichand Qolby pada 24 Oktober 2022


Apa Itu Industri Manufaktur?

Industri manufaktur merupakan sebuah badan usaha atau perusahaan untuk memproduksi sebuah barang jadi dari mulain bahan baku mentah yang belum diolah. Sehingga industri ini mempunyai alat, peralatan, mesin produksi dan sebagaimana mestinya untuk memproduksi sebuah bahan baku.

Setelah bahan baku yang sudah diolah tersebut menjadi sebuah produk, barang tersebut akan di pasarkan kepada konsumen melalui jaringan distribusi dari tingkat grosir hingga ke tingkat eceran sampai ke tangan konsumen.

Perusahaan manufaktur atau bisa disebut juga sebagai perusahaan perakitan yang biasanya digunakan oleh industri otomotif maupun elektronik.

Perusahaan manufaktur sangat didukung oleh negara karena dapat memiliki lapangan kerja yang banyak, perusahaan manufakur memiliki peraturan SOP yang harus memiliki standar dan ketat. Hal ini untuk menjaga kualitas sebuah barang atau produk yang dibuat dan diproduksi masal.

Beberapa contoh perusahaan manufaktur :

1. Industri otomotif

2. Industri mesin

3. Industri logam

4. Industri farmasi

5. Industri tekstil

6. Industri rokok

7. Industri barang konsumsi

 

Sumber : money.kompas.com

Selengkapnya
Apa Itu Industri Manufaktur? - diklatkerja

Teknik Industri

Apa Itu Industri Kecil? - diklatkerja

Dipublikasikan oleh Mochammad Reichand Qolby pada 21 Oktober 2022


Industri Kecil

Industri kecil merupakan sebuah bagian usaha yang biasa dilakukan oleh perseorangan. Usaha perseorangan merupakan salah satu badan usaha yang biasa dimiliki oleh satu orang. Biasanya jenis usaha ini ini membutuhkan teknologi yang bagus walaupun hanya dengan modal yang sedikit.

Jenis usaha ini biasanya menerapkan sistem dagang dan jasa. Industri kecil fokus pada barang dan pelayanan jasa pada konsumen dikarenakan sebuah industri kecil harus memiliki kedekatan dengan konsumen. Jenis usaha industri kecil tidak harus memiliki jumlah tenaga kerja yang tidak terlalu banyak. Tenaga kerja biasanya diambil dari lingkungan terdekat dari pemilik. 

Peluang bisnis ini sangat memiliki potensial karena banyak cara untuk melakukan bisnis ataupun usaha industri kecil ini. 

Jenis Industri Kecil

1. Industri Kecil Tradisional

Industri ini biasanya terletak pada daerah pedesaan, teknologi yang digunakan pun relatif sederhana dan penjualan maupun pemasarannya terbatas karena di lingkungan yang lumayan jauh dari pasar. 

2. Industri Kecil Modern

Melibatkan sistem produksi menengah dengan pemasaran domestik maupun impor, teknologi yang bagus dan canggih, dan industi bisa terletak daerah pedesaan maupun perkotaan namun dengan pemasaran dan sistem transportasi yang baik. 

Sumber : bobo.grid.id

Selengkapnya
Apa Itu Industri Kecil? - diklatkerja

Teknik Industri

10 Peluang Profesi Jurusan Teknik Industri - diklatkerja

Dipublikasikan oleh Mochammad Reichand Qolby pada 20 Oktober 2022


10 Peluang Profesi Teknik Industri

Lulusan pada Jurusan Teknik Industri memiliki peluang kerja yang sangat luas. Hal ini bisa mencakup pertambangan, perbankan, periklanan, layanan kesehatan, hingga otomotif untuk menggunakan sebuah tenaga ahli dari jurusan Teknik Industri. Berikut profesi yang bisa diraih oleh lulusan Teknik Industri.

1. Product Analyst

Pada Product Analyst seorang pekerja dapat menganalisa produk, memperhatikan kualitas produksi, optimalkan alat produksi, mengendalikan produksi hingga menjadi keseluruhan produksi. Nantinya analisa dari pekerjaan ini akan dijadikan sebagai efisiensi dan efektivitas produksi suatu industri. 

2. Engineering Manager

Dalam pekerjaan ini seorang Engineer Manager dapat membuat rencana kerja dan mengatur sumber daya yang dibutuhkan dalam suatu proyek kerja. 

3. Project Management Analyst

Project Manager berguna untuk menganalisa efesiensi proses dalam produksi sebuah produk. 

4. Project Manager

Dalam pekerjaan ini tanggung jawab adalah hal yang penting secara bersangkutan dengan Engineering Manager. Namun, pekerjaan yang dilakukan mencakup wilayah yang lebih besar.

5. Sales Engineer

Pekerjaan ini memiliki pengetahuan dalam bidang teknik dan bisnis Teknik Industri. Seorang Sales Engineer harus memiliki product knowledge yang baik dan mampu menjelaskan keseluruhan produk yang telah dihasilkan oleh perusahaan.

6. Cost Control Engineer

Cost Control Engineer berguna untuk mengkakulasikan biaya, tenaga dan waktu yang diperlukan dalam menjalankan sebuah produksi.

7. Health and Safety Environment Engineer

Tugas dalam pekerjaan ini adalah menganalisa sebuah prosedur kerja dan lokasi yang akan berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja.

8. Quality Control Engineer

Pekerjaan ini merupakan sebuah akhir dari proses produksi, pekerjaan ini harus memastikan bahwa semua produk final telah memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan.

9. Logistic Specialist

Pekerjaan ini merupakan sebuah penganalisaan dan mengatur rantai pasokan produksi.

10. Konsultan

Lulusan Teknik Industri akan mempunyai skill berpikir secara sistematik dan integratif, sehingga lulusan dari Teknik Industri cocok untuk dibutuhkan menjadi seorang konsultan. 

Sumber : akupintar.id

Selengkapnya
10 Peluang Profesi Jurusan Teknik Industri - diklatkerja

Teknik Industri

Mengenal Industri 4.0 - diklatkerja

Dipublikasikan oleh Mochammad Reichand Qolby pada 18 Oktober 2022


Industry 4.0

Kata Industry 4.0 kerap banyak didengan oleh banyak masyarakat, hal ini dikarenakan semua negara akan menghadapi situasi industri seperti ini. Banyak masyarakat yang masih belum mengerti terhadap Industry 4.0 dan apa pengaruhnya terhadap kemajuan sebuah negara. 

Industry 4.0 dikenal sebagai kemajuan dalan bidang industri dengan bantuan teknologi untuk mendukungnya. Revolusi industri ini diartikan sebagai kemajuan dalam sistem cerdas dan otomasi dalam industri. Hal ini digerakkan oleh data melalui teknologi machine learning dan AI.

Secara lebih singkat, Industry 4.0 merupakan sebuah industri yang menggunakan komputer untuk saling menghubungkan dan berkomunikasi satu sama lain untuk membuat sebuah keputusan tanpa adanya keterlibatan manusia. Industry 4.0 didukung oleh kombinasi dari sistem fisik-cyber, Internet of Things (IoT) dan Internet Of Systems. 

Perkembangan Industry 4.0 di Indonesia didorong oleh Kementrian Perindustrian. Menurut Kementrian Perindustrian mengatakan "“Revolusi Industri 4.0 merupakan upaya transformasi menuju perbaikan dengan mengintegrasikan dunia online dan lini produksi di industri, di mana semua proses produksi berjalan dengan internet sebagai penopang utama,”. 

Bidang-bidang yang harus disiapkan untuk mengahadapi kemajuan industri ini beberapa diantaranya adalah melakukan peningkatan optimasi, komunikasi, machine-to-machine, komunikasi human-to-machine, AI, dan pengembangan teknologi berkelanjutan. Kemenperin sudah mulai memberikan dorongan untuk mempersiapkan apa yang akan dibutuhkan oleh pelaku industri. Beberapa hal yang dilakukan adalah menyiapkan pemberian insentif kepada pelaku usaha padat karya berupa infrastruktur industri, melakukan kolaborasi dan membangun seluruh industri yang terlibat.

Sumber : kominfo.go.id

Selengkapnya
Mengenal Industri 4.0 - diklatkerja

Teknik Industri

Program Studi Magister (S2) di ITS

Dipublikasikan oleh Siti Nur Rahmawati pada 22 Agustus 2022


Program Master atau magister Teknik Sistem dan Industri ITS memiliki tujuan untuk melengkapi mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam yang berhubungan dengan kemampuan di bidang perancangan, instalasi dan perbaikan sistem industri yang kompleks. Kita menawarkan 7 konsentrasi dalam program master, yakni:

  1. Manajemen Kualitas dan Manufaktur (MKM)
  2. Optimasi Sistem dan Industri (OSI)
  3. Manajemen Logistik dan Rantai Pasok (MLRP)
  4. Ergonomi dan Keselamatan Industri (EKI)
  5. Manajemen Rekayasa (MR)
  6. Rekayasa Sistem dan Industri (RSI)
  7. Operations and Supply Chain Engineering (OSCE)

Mahasiswa master wajib menuntaskan 36 satuan kredit semester (SKS) yang meliputi mata kuliah wajib, pilihan dan tesis. Durasi normal untuk menuntaskan program master ialah 2 tahun, tetapi mahasiswa berprestasi dapat menuntaskan dalam waktu 1,5 tahun. Tesis mempunyai bobot 6 SKS dimana mahasiswa akan dibimbing oleh pengajar. Mahasiswa wajib mempresentasikan proposal tesis di depan panel penguji. Saat laporan tesis tuntas, mahasiswa harus mempertahankan tesis mereka. Sebagai bagian dari persyaratan gelar, mahasiswa harus mempresentasikan karya tesis mereka dalam konferensi nasional maupun internasional atau mempublikasikannya dalam jurnal akademik nasional atau internasional.

Proses penerimaan diselenggarakan 2 kali setahun. Semester pertama dimulai diawal September, sementara semester kedua dimulai pada awal Februari. Informasi lebih lanjut tentang proses penerimaan tersedia di https://www.its.ac.id/admission/pascasarjana/.

Magister Teknik (MT) gelar akan diberikan kepada mereka yang sudah lulus seluruh persyaratan.

VISI MISI

Program studi Magister Teknik Industri, Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS mempunyai visi dan misi diantaranya:

Visi: Menjadi institusi pendidikan magister teknik industri unggulan yang mempunyai reputasi internasional dan mampu mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Misi:

  1. Mengadakan pendidikan magister pada bidang Teknik Sistem dan Industri yang berkualitas tinggi dan mempunyai reputasi internasional.
  2. Menciptakan atmosfir penelitian yang kondusif dan mendukung terciptanya hasil-hasil yang dapat dipublikasikan secara internasional.
  3. Menyebarluaskan dan mengaplikasikan ilmu Teknik Sistem dan Industri untuk memecahkan persoalan industri dan masyarakat

Bidang Konsentrasi

1. Manajemen Kualitas dan Manufaktur (MKM)

Oleh Laboratorium Sistem Manufaktur (SIMAN) atau Manufacturing Systems Laboratory (ManSys Lab)

Konsentrasi ini menyiapkan lulusan untuk memahami konsep dan mempunyai kemampuan guna merancang, mengoperasikan, mengelola dan melaksanakan perbaikan yang berkelanjutan pada Sistem Manufaktur secara cerdas (smart) agar menjadi lebih efisien dengan mempertimbangkan isu lingkungan (green). Lulusan dari konsentrasi ini sesuai untuk bekerja di beragam sektor baik manufaktur ataupun jasa.

2. Optimasi Sistem dan Industri (OSI)

Oleh Laboratorium Pemodelan Quantitatif dan Analisa Kebijakan Industri atau Laboratory of Quantitative Modeling and Industrial Policy Analysis (QMIPA)

Konsentrasi ini membekali lulusan dengan kemampuan analitis yang mendalam, banyak menggunakan model-model matematis (optimasi), model statistik, ataupun model simulasi. Lulusannya akan cocok bekerja di berbagai bidang kerja yang memerlukan analisis sistem yang kompleks baik pada industri manufaktur ataupun jasa.

3. Manajemen Logistik dan Rantai Pasok (MLRP)

Oleh Laboratorium Logistik dan Manajemen Rantai Pasok atau Laboratory of Logistics and Supply Chain Management (LSCM)

Konsentrasi ini membekali lulusan dengan kemampuan untuk merancang, merencanakan, mengoperasikan, dan mengendalikan aliran material dari hulu ke hilir lintas organisasi. Lulusannya akan cocok bekerja pada industri manufaktur untuk fungs-fungsi perencanaan produksi dan pengendalian persediaan, pengadaan, pergudangan, serta di industri logistik.

Informasi bidang konsentrasi selengkapnya terdapat di website resmi its.ac.id.


Disadur dari sumber its.ac.id

Selengkapnya
Program Studi Magister (S2) di ITS

Teknik Industri

Ilmu Manajemen

Dipublikasikan oleh Siti Nur Rahmawati pada 22 Agustus 2022


Ilmu manajemen atau Ilmu Manajerial (MS) adalah studi interdisipliner yang luas tentang pemecahan masalah dan pengambilan keputusan dalam organisasi manusia, dengan hubungan kuat dengan manajemen, ekonomi, bisnis, teknik, konsultasi manajemen, dan bidang lainnya. Ini menggunakan berbagai prinsip, strategi, dan metode analitis berbasis penelitian ilmiah termasuk pemodelan matematika, statistik dan algoritma numerik untuk meningkatkan kemampuan organisasi untuk memberlakukan keputusan manajemen yang rasional dan akurat dengan mencapai solusi optimal atau mendekati optimal untuk masalah keputusan yang kompleks. Ilmu manajemen membantu bisnis untuk mencapai tujuan dengan menggunakan berbagai metode ilmiah.

Bidang ini pada awalnya merupakan hasil dari matematika terapan, di mana tantangan awal adalah masalah yang berkaitan dengan optimalisasi sistem yang dapat dimodelkan secara linier, yaitu, menentukan optima (nilai keuntungan maksimum, kinerja jalur perakitan, hasil panen, bandwidth, dll. atau kerugian, risiko, biaya, dll.) minimum dari beberapa fungsi tujuan. Saat ini, ilmu manajemen mencakup aktivitas organisasi apa pun yang masalahnya terstruktur dalam bentuk matematis untuk menghasilkan wawasan yang relevan secara manajerial.

Ringkasan

Ilmu manajemen berkaitan dengan sejumlah bidang studi:

  • Mengembangkan dan menerapkan model dan konsep yang mungkin terbukti berguna dalam membantu menerangi masalah manajemen dan memecahkan masalah manajerial. Model yang digunakan seringkali dapat direpresentasikan secara matematis, tetapi terkadang representasi visual atau verbal berbasis komputer digunakan juga atau sebagai gantinya.
  • Merancang dan mengembangkan model keunggulan organisasi yang baru dan lebih baik.

Penelitian ilmu manajemen dapat dilakukan pada tiga tingkatan:

  • Tingkat fundamental terletak pada tiga disiplin matematika: probabilitas, optimasi, dan teori sistem dinamis.
  • Level pemodelan adalah tentang membangun model, menganalisisnya secara matematis, mengumpulkan dan menganalisis data, menerapkan model pada komputer, menyelesaikannya, bereksperimen dengannya — semua ini adalah bagian dari penelitian ilmu manajemen pada level pemodelan. Tingkat ini terutama instrumental, dan didorong terutama oleh statistik dan ekonometrika.
  • Tingkat aplikasi, seperti halnya disiplin ilmu teknik dan ekonomi lainnya, berusaha untuk membuat dampak praktis dan menjadi pendorong perubahan di dunia nyata.

Mandat ilmuwan manajemen adalah untuk menggunakan rasional, sistematis, teknik berbasis ilmu pengetahuan untuk menginformasikan dan meningkatkan keputusan dari semua jenis. Teknik ilmu manajemen tidak terbatas pada aplikasi bisnis tetapi dapat diterapkan pada militer, medis, administrasi publik, kelompok amal, kelompok politik atau kelompok masyarakat.

Sejarah

Asal-usul ilmu manajemen dapat ditelusuri ke riset operasi, yang menjadi berpengaruh selama Perang Dunia II ketika pasukan Sekutu merekrut ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu untuk membantu operasi militer. Dalam aplikasi awal ini, para ilmuwan menggunakan model matematika sederhana untuk memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang terbatas secara efisien. Penerapan model ini ke sektor korporasi dikenal sebagai ilmu manajemen.

Pada tahun 1967 Stafford Beer mencirikan bidang ilmu manajemen sebagai "penggunaan bisnis dari riset operasi".

Teori

Beberapa bidang yang melibatkan ilmu manajemen meliputi:

  • Penambangan data
  • Analisis keputusan
  • Rekayasa
  • Peramalan
  • Teori permainan
  • Teknik Industri
  • Logistik
  • Konsultasi manajemen
  • Pemodelan matematika
  • Pengoptimalan
  • Riset Operasional
  • Probabilitas dan statistik
  • Manajemen proyek
  • Psikologi
  • Simulasi
  • Jaringan sosial / Model peramalan transportasi
  • Sosiologi
  • Manajemen rantai persediaan

Aplikasi

Bagian ini membutuhkan kutipan tambahan untuk verifikasi. Harap membantu meningkatkan artikel ini dengan menambahkan kutipan ke sumber terpercaya. Materi yang tidak bersumber dapat ditantang dan dihapus. (Maret 2019) (Pelajari cara dan kapan menghapus pesan templat ini)

Aplikasi ilmu manajemen berlimpah di industri seperti maskapai penerbangan, perusahaan manufaktur, organisasi jasa, cabang militer, dan di pemerintahan. Ilmu manajemen telah memberikan kontribusi wawasan dan solusi untuk berbagai macam masalah dan isu, termasuk:

  • menjadwalkan maskapai penerbangan, baik pesawat maupun kru
  • memutuskan tempat yang tepat untuk menempatkan fasilitas baru seperti gudang atau pabrik
  • mengelola aliran air dari waduk
  • mengidentifikasi kemungkinan jalur pengembangan masa depan untuk bagian dari industri telekomunikasi
  • menetapkan kebutuhan informasi layanan kesehatan dan sistem yang tepat untuk menyediakannya
  • mengidentifikasi dan memahami strategi yang diadopsi oleh perusahaan untuk sistem informasi mereka

Ilmu manajemen juga berkaitan dengan apa yang disebut analisis operasional lunak, yang menyangkut metode untuk perencanaan strategis, pendukung keputusan strategis, dan metode penataan masalah (PSM). Pada tingkat abstraksi ini, pemodelan dan simulasi matematika tidak akan cukup. Oleh karena itu, sejak akhir abad ke-20, metode pemodelan non-kuantifikasi baru telah dikembangkan, termasuk analisis morfologi dan berbagai bentuk diagram pengaruh.

 

Sumber Artikel: en.wikipedia.org

Selengkapnya
Ilmu Manajemen
page 1 of 4 Next Last »