Teknik Elektro

Energi listrik

Dipublikasikan oleh Siti Nur Rahmawati pada 16 Agustus 2022


Energi listrik atau tenaga listrik adalah salah satu jenis energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik atau energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan atau menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain. Energi listrik menjalankan peralatan rumah tangga, peralatan perkantoran, mesin industri, kereta api listrik, lampu umum, alat pemanasan, memasak, dan lain-lain.

 

Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Satuan pokok energi listrik adalah Joule, satuan lain adalah KWh (Kilowattjam). Listrik untuk industri dan perumahan dihasilkan dari pembangkit listrik, misalnya: PLTA, PLTB, PLTD (diesel), PLTM, PLTS (surya), PLTU, dan lainnya.

 

 

Sumber Artikel: id.wikipedia.org

Selengkapnya
Energi listrik

Teknik Elektro

Kenapa Jarang Jurusan Teknik Elektro Dipilih Calon Mahasiswa? Padahal Punya Peluang Kerja yang Besar

Dipublikasikan oleh Siti Nur Rahmawati pada 16 Agustus 2022


KOMPAS.com – Jurusan Teknik Elektro sangat jarang ditemukan dalam daftar jurusan perguruan tinggi favorit para calon mahasiswa sekarang ini. Padahal, sebenarnya lulusan Jurusan Teknik Elektro masih banyak dicari perusahaan. Perlu diketahui, Teknik Elektro merupakan bidang ilmu yang mempelajari listrik beserta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Teknik Elektro akan membahas konsep, perancangan, pengembangan, dan produksi perangkat listrik dan elektronik. Tidak hanya itu, Jurusan Teknik Elektro juga mengajarkan mahasiswa tentang metode pembangkit listrik dengan sumber energi baru, metode penyimpanan energi, dan metode kontrol penghematan energi.

Alasan memilih Jurusan Teknik Elektro Kebutuhan ahli teknik elektro di dunia kerja masih tergolong tinggi. Penyebabnya, seseorang dengan kualifikasi pendidikan teknik elektro diperlukan di hampir seluruh lini industri. Mulai dari industri telekomunikasi, minyak dan gas, semikonduktor, aerospace, manufaktur, otomotif, transportasi, jasa dan pelayanan, sampai bio engineering.

Biasanya, lulusan Jurusan Teknik Elektro banyak dibutuhkan perusahaan untuk menangani beragam persoalan listrik dan sistem peralatan elektronik, termasuk membangun sistem distribusi tenaga listrik. Bisa perhatikan, perusahaan mana yang kini tak membutuhkan listrik? Sudah pasti seluruh kegiatan operasional perusahaan memerlukan listrik, bukan? Selain menjadi pekerja yang menangani masalah listrik di perusahaan, lulusan teknik elektro pun dapat menjadi peneliti yang melaksanakan eksperimen di laboratorium.
Salah satu kegiatan peneliti di laboratorium ialah menjalankan serangkaian tes terhadap desain baru dari sebuah penemuan di bidang rekayasa teknik. Industri bidang minyak dan gas akan sangat memerlukan sumber daya manusia (SDM) yang menguasai bidang tersebut.

Seperti diketahui, gaji karyawan yang bekerja di bidang minyak dan gas masih tinggi. Inilah yang menjadi daya tarik Jurusan Teknik Elektro. Prospek kerja lulusan Jurusan Teknik Elektro sebetulnya cukup luas, diantaranya menjadi robot engineer, pencipta alat-alat internet of things (IoT), perancang dan teknisi mesin, teknisi dan operator pabrik, ahli robotik, teknisi listrik atau electrical engineer, research and development (RnD), quality assurance and quality control (QA and QC), system analyst, bahkan dosen.

Materi yang dipelajari selama kuliah di Jurusan Teknik Elektro Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro akan belajar tentang aplikasi kelistrikan, elektronika, dan elektromagnetik. Secara umum, ada 3 bidang yang menjadi fokus atau konsentrasi mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, yakni tenaga listrik (arus kuat), elektronika (arus lemah), dan telekomunikasi. Selain ketiga bidang utama tersebut, mahasiswa teknik elektro pun dapat memilih konsentrasi teknik sistem kendali, teknik instrumentasi, dan lainnya.

Adapula mata kuliah yang bisa dipelajari selama mengenyam pendidikan tinggi bidang teknik elektro diantaranya Rangkaian Listrik, Medan Elektromagnetik, Mikroprosesor, Sistem Kontrol, Sistem Telekomunikasi, Teknik Digital, dan Bahan-bahan Listrik. Selanjutnya, adapun mata kuliah Pengukuran Beban Listrik, Konversi Energi, Pengolahan Sinyal Digital, Elektronika Daya, Medan Listrik, dan lain-lain. Apabila berniat melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana, mahasiswa bisa memilih bidang kajian yang lebih spesifik.

 


Disadur dari sumber kompas.com

Selengkapnya
Kenapa Jarang  Jurusan Teknik Elektro Dipilih Calon Mahasiswa? Padahal Punya Peluang Kerja yang Besar

Teknik Elektro

Anda Tertarik Kuliah Teknik Elektro? Apakah Prospek Kerjanya Bagus?

Dipublikasikan oleh Siti Nur Rahmawati pada 15 Agustus 2022


KOMPAS.com - Siswa yang tertarik mendalami bidang listrik, jurusan Teknik Elektro dapat menjadi pilihan untuk melanjutkan jenjang pendidikan di perguruan tinggi. Untuk orang awam, lulusan Teknik Elektro dianggapnya hanya mengurusi permasalahan listrik saja. Padahal, Teknik Elektro adalah jurusan yang memiliki manfaat untuk kehidupan di dunia. Prospek kerja lulusan Teknik Elektro tak melulu jadi tukang perbaiki listrik.

Merangkum laman Ruang Guru, Senin (06/04/2021) menginformasikan Teknik Elektro merupakan ilmu yang mempelajari listrik dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Faktanya, ilmu teknik yang satu ini tak jauh-jauh dari ilmu dasar yang dipelajari saat SMA, yakni Fisika, Kimia dan Matematika.
Meski anda telah mempelajari Fisika dasar di SMA, ketika menekuni jurusan Teknik Elektro, akan mempelajari Fisika yang lebih berbagai macam lagi tentang rangkaian listrik. Semisal, interaksi antara komponen listrik, medan elektromagnetik, teknik digital listrik dan elektronika. Bahan-bahan yang dipergunakan untuk listrik, energi kontroversi listrik, pengukuran beban listrik, sistem telekomunikasi.

Adapun metode numerik, kalkulus, dan matematika teknik, serta mata kuliah sejenisnya yang terkait dengan Teknik Elektro. Jika anda tertarik masuk jurusan Teknik Elektro, terdapat sejumlah kampus yang mempunyai jurusan ini. Mulai dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kemudian ada Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Malang, Universitas Gunadarma, dan Universitas Telkom.

Kemudia ada Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Kristen Petra dan sejumlah perguruan tinggi lainnya baik negeri ataupun swasta. Prospek kerja lulusan Teknik Elektro Berkat keahlian di bidang kelistrikkan, tidak sedikit lulusan Teknik Elektro yang membidik industri-industri tenaga listrik besar. Seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Tak hanya sampai di PLTA dan PTU saja, masih banyak industri besar yang menjadi prospek kerja Teknik Elektro. Semisal, industri telekomunikasi yang membutuhkan Sarjana Teknik Elektro untuk mengatur jaringan nirkabel. Selain itu, adapun industri perminyakan dan gas, industri otomotif bagian perencanaan produk. Terlebih lagi anda dapat membidik Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk menjadi pegawai pemerintah.

Selain itu tidak sedikit pula perusahaan bertaraf multinasional yang membutuhkan keahlian lulusan Teknik Elektro, khususnya bidang pertambangan. Alat-alat berat tambang memerlukan teknisi listrik untuk mengatur arus listrik yang memadai alat-alat kerja tersebut. Sarjana Teknik Elektro pun dapat menjadi dosen. Bahkan wirausaha, dan software engineer. Anda juga bisa membuka bisnis pribadi diantaranya tutor ketenagalistrikan, mengembangkan bisnis start up yang mengimplementasi ilmu kelistrikan, bisnis instalasi listrik, elektronika industri dan lain sebagainya. Sebagai software engineer, anda akan menangani seluruh siklus pengembangan perangkat lunak. Mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, pengembangan, dan maintenance untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

 


Disadur dari sumber edukasi.kompas.com

Selengkapnya
Anda Tertarik Kuliah Teknik Elektro? Apakah Prospek Kerjanya Bagus?

Teknik Elektro

Prospek dan Peluang Kerja Lulusan Teknik Elektro yang Terbuka Lebar

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil pada 11 Juli 2022


Siswa yang tertarik mendalami bidang listrik, jurusan Teknik Elektro bisa jadi pilihan untuk melanjutkan jenjang pendidikan di perguruan tinggi.

Bagi orang awam, lulusan Teknik Elektro dianggap hanya mengurusi permasalahan listrik saja. Padahal, Teknik Elektro merupakan jurusan yang bermanfaat bagi kehidupan di dunia. Prospek kerja lulusan Teknik Elektro pun tidak melulu jadi tukang perbaiki listrik.

Merangkum laman Ruang Guru, Senin (6/4/2021) menginformasikan Teknik Elektro adalah ilmu yang mempelajari listrik dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Faktanya, ilmu teknik yang satu ini tidak jauh-jauh dari ilmu dasar yang dipelajari semasa SMA, yaitu Fisika, Kimia serta Matematika.

Mata kuliah di Teknik Elektro

Meski kamu sudah mempelajari Fisika dasar di SMA, saat menekuni jurusan Teknik Elektro, akan mempelajari Fisika yang lebih beragam lagi mengenai rangkaian listrik. Misalnya, interaksi antara komponen listrik, medan elektromagnetik, teknik digital listrik serta elektronika. Bahan-bahan yang digunakan untuk listrik, energi kontroversi listrik, pengukuran beban listrik, sistem telekomunikasi. Ada juga metode numerik, kalkulus, serta matematika teknik, dan mata kuliah sejenisnya yang berkaitan dengan Teknik Elektro. Jika kamu tertarik masuk jurusan Teknik Elektro, ada sejumlah kampus yang memiliki jurusan ini. Mulai dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kemudian ada Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Malang, Universitas Gunadarma, dan Universitas Telkom. Lalu ada Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Kristen Petra dan sejumlah perguruan tinggi lainnya baik negeri maupun swasta.

Prospek kerja lulusan Teknik Elektro

Berkat keahlian di bidang kelistrikan, banyak lulusan Teknik Elektro yang membidik industri-industri tenaga listrik besar. Seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Tidak hanya sampai di PLTA dan PTU saja, masih banyak industri besar yang menjadi prospek kerja Teknik Elektro. Misalnya, industri telekomunikasi yang membutuhkan Sarjana Teknik Elektro untuk mengatur jaringan nirkabel.

Selain itu, ada industri perminyakan dan gas, industri otomotif bagian perencanaan produk. Bahkan kamu bisa membidik Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk menjadi pegawai pemerintah. Selain itu banyak juga perusahaan bertaraf multinasional yang membutuhkan keahlian lulusan Teknik Elektro, khususnya bidang pertambangan. Alat-alat berat tambang membutuhkan teknisi listrik untuk mengatur arus listrik yang memadai alat-alat kerja tersebut. Sarjana Teknik Elektro juga bisa menjadi dosen. Bahkan wirausaha, juga software engineer.

Kamu juga bisa membuka bisnis sendiri seperti tutor ketenagalistrikan, mengembangkan bisnis start up yang mengimplementasi ilmu kelistrikan, bisnis instalasi listrik, elektronika industri dan masih banyak lagi. Sebagai software engineer, kamu akan menangani seluruh siklus pengembangan perangkat lunak. Mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengujian, pengembangan, dan maintenance untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sumber Artikel: elektro.umm.ac.id

Selengkapnya
Prospek dan Peluang Kerja Lulusan Teknik Elektro yang Terbuka Lebar

Teknik Elektro

Teknik Elektro Jarang Dipilih, Meski Banyak Dibutuhkan

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil pada 11 Juli 2022


Jurusan Teknik Elektro sangat jarang untuk masuk kedalam list jurusan yang akan calon mahasiswa pilih. Namun pada kenyataannya, lulusan jurusan teknik elektro ini masih banyak dicari perusahaan.

Untuk yang belum tahu, Teknik Elektro ini merupakan bidang ilmu yang mempelajari listrik dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Bidang ilmu ini membahas tentang ilmu dan pengetahuan seputar konsep, perancangan, pengembangan, serta produksi perangkat listrik dan elektronik.

Selain itu, ketika masuk jurusan ini, kita juga akan banyak belajar tentang metode pembangkit dengan sumber energi baru, metode penyimpanan energi, dan metode kontrol penghematan energi. Tak kalah menariknya, kita berpeluang besar untuk menjadi seorang ahli robotik dan pencipta alat-alat IoT (Internet of Things).

Berdasarkan penjelasan diatas, kita bisa tarik kesimpulan jika memang jurusan teknik elektro ini memiliki jenjang karier yang jelas. Seiring perkembangan zaman menuju arah yang lebih baik, tentunya ahli robotik dan IoT pasti sangat dicari.

Alasan Kenapa harus Kuliah di Jurusan Teknik Elektro

Pertumbuhan infrastruktur telekomunikasi yang semakin pesat saat ini, tentu memerlukan dukungan sumber daya manusia yang mumpuni. Meski saat ini, beberapa Perguruan Tinggi mulai menghadirkan jurusan Teknik Telekomunikasi, namun kebutuhan ahli Teknik Elektro di bidang ini masih tergolong tinggi.

Seseorang dengan kualifikasi pendidikan Teknik Elektro, dibutuhkan hampir di seluruh lini industri. Hal ini karena perusahaan apapun, pasti membutuhkan SDM yang mampu menangani berbagai persoalan kelistrikan dan sistem peralatan elektronik.

Lulusan Teknik Elektro banyak diperlukan oleh berbagai perusahaan untuk membangun sistem distribusi tenaga listrik, kamu tak perlu khawatir akan prospek kerja jurusan ini.

Selain menjadi pekerja, seorang lulusan teknik elektro juga bisa menjadi peneliti dengan melakukan eksperimen di laboratorium untuk melakukan serangkaian tes terhadap desain baru dari suatu penemuan di bidang rekayasa teknik.

Untuk sebagian besar perusahaan yang memerlukan suplai tenaga listrik besar, seperti pada industri minyak dan gas tentu sangat butuh orang dengan keahlian ini. Dan tentunya dengan gaji yang sangat besar.

Sementara itu, meskipun Bidang yang paling populer di Teknik Elektro ialah tenaga listrik (arus kuat), karena kebanyakan mengincar pekerjaan dibidang kelistrikan, namun sebenarnya proskpek kerjanya luas. Hampir seluruh industri membutuhkan sarjana lulusan Teknik Elektro, mulai dari industri telekomunikasi, minyak dan gas, semikonduktor, aerospace, manufaktur, otomotif, transportasi, jasa dan pelayanan, juga bio engineering.

Sebagai contohnya, lulusan Teknik Elektro yang bekerja di industri telekomunikasi bisa memegang peran penting dalam melakukan kodefikasi informasi menjadi sinyal listrik. Bahkan beberapa pilihan lainnya yaitu, bisa menjadi seorang Robot Engineer, Perancang dan Teknisi Mesin, Teknisi dan Operator Pabrik, Teknisi Listrik (Electrical Engineer), Research and Development (RnD), Quality Assurance (QA) & Quality Control (QC), System Analyst, bahkan seorang dosen.

Apa yang dipelajari di Teknik Elektro Selama Kuliah?

Di jurusan Teknik Elektro, kita akan belajar tentang aplikasi kelistrikan, elektronika, dan elektromagnetik. Secara umum, memang ada tiga bidang yang menjadi fokus di jurusan Teknik Elektro, yaitu tenaga listrik (arus kuat), elektronika (arus lemah), dan telekomunikasi. Selain ketiga bidang itu, kamu bisa juga memilih teknik sistem kendali, teknik instrumentasi, atau lainnya sesuai dengan yang fokus kajian di kampus nantinya karena akan berbeda-beda satu sama lainnya.

Mata kuliah yang akan kamu pelajari selama perkuliahan antara lain Rangkaian Listrik, Medan Elektromagnetik, Mikroprosesor, Sistem Kontrol, Sistem Telekomunikasi, Teknik Digital, Bahan-bahan Listrik, Pengukuran Beban Listrik, Konversi Energi, Pengolahan Sinyal Digital, Elektronika Daya, Medan Listrik, dll. Jika kamu ingin melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana tentu saja bidang kajiannya akan semakin spesifik. Kamu tinggal pilih kampus yang sesuai dengan minat.

Salah satu kampus yang menyediakan jurusan Teknik Elektro adalah Universitas BSI (Bina Sarana Informatika). Universitas BSI membuka program studi (prodi) Teknik Elektro (S1) di Fakultas Teknik untuk kalian yang ingin melanjutkan kuliah ke jenjang S1 jurusan Teknik Elektro.

Sumber Artikel: republika.co.id

Selengkapnya
Teknik Elektro Jarang Dipilih, Meski Banyak Dibutuhkan

Teknik Elektro

Lima Tahapan Meningkatkan Kualitas Diri Ala Immanuel Deo, Alumni Berprestasi STEI ITB

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil pada 11 Juli 2022


Penerimaan mahasiswa baru (PMB) sudah dilalui, fase hidup yang baru pun akan menjadi perjalanan baru bagi mahasiswa baru. Pada acara PMB yang telah dilakukan pada tanggal 16 Agustus 2021 kemarin terdapat sesi sharing dengan salah satu alumni berprestasi Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB, yakni Immanuel Deo Silalahi.

Deo saat ini bekerja di Schlumberger, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas sebagai Field and Reliability Engineer. Immanuel Deo merupakan lulusan dari program studi Teknik Tenaga Listrik.

Semasa kuliah hingga saat ini sudah banyak hal yang dilalui oleh Deo, diantaranya pada tahun 2016 menjadi tim senator HME, GE Intern, Asisten Laboratorium, berbagai sub judul di ISO, UKSUITB, dan PMKITB. Kemudian pada tahun 2017 Deo menjadi Schneider Ambassador, anggota aktif di IEEE, mengikuti kompetisi Geek, Memenangi lomba esai untuk SDG, Dean’s List, Delegasi Ericsson dan PLN, serta INKOMPASS intern.

Tahun 2018 menjadi mahasiswa berprestasi ITB, Co-Founder dari Paragon Indonesian Leaders, penerima beasiswa Bank Indonesia, Produser Eksekutif TEDxITB, volunteers dan mentors di Student Catalyst and Giving Back Project, delegasi KAIST dan AFMAM, Young Leaders untuk ID.

Tahun 2019, Deo  lulus dalam 3,5 tahun dan menjadi pembicara pidato perpisahan pada wisuda April 2019, Menjadi pembicara untuk pengembangan dri dan akademik untuk pencapaian karir. Terbaru pada tahun 2020, Deo bekerja di Schlumberger, Representatif dari Gaja Toba 2015, Pembicara dalam industry minyak dan gas serta spesialisasi. Saat ini Deo sedang berusaha mewujudkan impiannya yaitu membuat sebuah perusahaan Startup.

Deo memberikan lima tahapan meningkatkan kualitas diri, yang bila dijabarkan menjadi hal-hal berikut:

The Beginning, pada tahap ini ditekankan pada bagaimana cara seorang individu tahu dirinya sendiri bisa berupa 16 personalities, analisis SWOT, dan masih banyak lagi metode lainnya;
The Arising, tahap dimana individu bisa mengimplementasikan pengetahuan diri sendiri menjadi passion, dan dilakukan sebuah analisis apakah cocok atau tidak. Caranya dapat dengan memvalidasi berbagai macam referensi baik dari buku maupun feedback dari orang lain, memiliki role model, kebiasaan yang positif, dan lifelong learning.
The Giving, memberikan banyak hal kepada orang lain yang nantinya dapat berdiskusi dan mendapatkan feedback. Hal ini digunakan untuk mengevaluasi kemampuan. Setelah itu, bisa mengikuti berbagai kegiatan volunteer karena disitu dapat mendedikasikan diri tanpa mengharapkan sesuatu dari orang atau atas dasar kemanusiaan.
The Sustaining, tahapan pada saat individu bisa menjadi mentor dan mentee, melakukan berbagai kegemaran juga termasuk ke dalam tahap the sustaining.
The Breakthrought, sebuah tahap yang membuat seorang individu bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Sukses itu bukan menjadi parameter, tapi bagaimana kita dapat membantu orang lain, kita harus mengambil moment untuk mengubah hidup kita, dan tentunya membangun network seluas-luasnya,” Ucap Deo.

Dengan menghadirkan Deo, diharapkan mahasiswa baru dapat menumbuhkan semangat sebagai mahasiswa dan menjadi role model yang dapat diikuti dengan baik. Deo juga menambahkan bahwa setiap individu harus mengenali dirinya sendiri dengan baik, apa yang cocok atau tidak bagi dirinya sehingga setiap menjalankan apapun yang cocok bisa terjalani dengan senang hati.

Terima kasih Deo untuk kedatangannya ke Penerimaan Mahasiswa Baru STEI ITB!

Sumber Artikel: stei.itb.ac.id

Selengkapnya