Teknik Sipil

Semen Indonesia Revitalisasi Laboratorium Teknik Sipil UBH

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil pada 15 Juli 2022


Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Provinsi Sumatra Barat kini memiliki laboratorium yang semakin memadai guna mendukung berbagai riset, penelitian dan pengembangan keilmuan mereka.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk telah merevitalisasi Laboratorium Mekanika Tanah dan Laboratorium Material dan Struktur, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Sumatera Barat.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Kamis (23/1), Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Sigit Wahono, mengatakan hari ini sarana dan prasaran penunjang pendidikan bagi mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UBH tersebut telah diresmikan.

Peresmian Laboratorium Mekanika Tanah dan Laboratorium Material dan Struktur ini dilakukan oleh Direktur Engineering & Project Semen Indonesia, Tri Abdisatrijo bersama Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno serta Pjs Rektor UBH, Hendra Suherman.

Sigit Wahono juga mengatakan, Semen Indonesia telah memberikan dukungan berupa bantuan dana dalam rangka mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan hingga total senilai Rp 1 miliar. Dana bantuan ini selanjutnya digunakan untuk peningkatan infrastruktur dan penyediaan peralatan praktikum di Laboratorium Material dan Struktur serta Laboratorium Mekanika Tanah FTSP UBH Padang tersebut.

Program revitalisasi kedu laboratorium di lingkungan UBH Padang ini merupakan bentuk komitmen perseroan (Semen Indonesia) dalam rangka mendukung visi Pemerintah untuk mencetak SDM bangsa yang unggul. Ia juga berharap, dukungan revitalisasi laboratorium dan infrastrukturnya ini dapat memacu semangat seluruh civitas akademika di Univesitas Bung Hatta.

“Khususnya dalam riset, penelitian serta pengembangan disiplin ilmu teknik sipil,” jelas Sigit Wahono.

Sementara itu, Pjs Rektor UBH, Hendra Suherman mengapresiasi dukungan Semen Indonesia dalam revitalisasi laboratorium yang menjadi sarana dan prasarana pendukung pendidikan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil.

Menurutnya, bantuan ini akan dimanfaatkan dan dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UBH. “Dengan adanya dukungan ini, civitas akademika UBH Padang akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” jelas Hendra Suherman.

Sigit Wahono juga menambahkan, dalam rangkaian kegiatan ini, Perseroan juga menggelar kompetisi vlog bagi mahasiswa UBH. “Peserta diwajibkan membuat vlog dengan durasi lima menit sesuai kreativitas masing- masing dalam memaparkan laboratorium Teknik Sipil setelah direvitalisasi tersebut,” tambahnya.

Sumber Artikel: republika.co.id

Selengkapnya
Semen Indonesia Revitalisasi Laboratorium Teknik Sipil UBH

Teknik Sipil

Kurikulum OBE, Teknik Sipil UMM Raih Akreditasi Baik Sekali

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil pada 15 Juli 2022


Program Studi (Prodi) Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendapatkan akreditasi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Peningkatan akreditasi ini diperoleh pada Rabu (4/8) lalu.

Kepala Prodi Teknik Sipil, Rofikatul Karimah mengatakan, sebelum mendapat akreditasi Baik Sekali, prodinya hanya berakreditasi B. Akreditasi ini sebenarnya masih berlaku sampai 13 Oktober mendatang. Namun Prodi Teknik Sipil memutuskan untuk mengajukan koversi lebih awal kepada BAN-PT."Alhamdulillah pengajuan kita diterima dan berhasil mendapatkan akreditasi Baik Sekali,” kata dosen kelahiran Madura tersebut.

Pada proses peningkatan akreditasi, terdapat empat aspek yang dinilai oleh BAN-PT. Pertama, aspek tenaga pengajar yang dimiliki terutama jumlah Dosen Tetap Program Studi (DTPS) yang ada di Teknik Sipil. Kemudian ada juga penilaian dari aspek kurikulum, bagaimana Teknik Sipil UMM menyusun dan menjalankan kurikulumnya. 

Ketiga, penilaian terkait capaian pembelajaran mahasiswa. "Terakhir, ada pula penilaian dari segi jaminan mutu yang dimiliki oleh Teknik Sipil UMM," katanya, Kamis (12/8).

Menurut Rofi, kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran di Prodi Teknil Sipil adalah sistem Outcome Based Education (OBE). Sistem ini menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif. Dengan demikian, akan melahirkan mahasiswa dan lulusan yang bisa memberikan solusi di tengah permasalahan.

Prodinya juga telah mempersiapkan kelas unggulan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) untuk Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Harapannya, mereka bisa lebih memahami bagaimana penggunaan PLTMH untuk memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Selanjutnya, Teknik Sipil UMM akan fokus pada kegiatan-kegiatan untuk menyiapkan program akreditasi internasional dan akreditasi unggulan yang tersedia. Rofi juga mengatakan, keberhasilan prodinya meraih hasil akreditasi ini  berkat kerja keras semua dosen, karyawan, dan mahasiswa. Kolaborisi dan sinergitas semua pihak menjadi kunci keberhasilan tersebut.  “Semoga Teknik Sipil UMM bisa terus berkembang dan senantiasa mengembangkan diri sehingga mampu menjadi Prodi yang lebih baik lagi,” kata dia menambahkan.

Sumber Artikel: republika.co.id

Selengkapnya
Kurikulum OBE, Teknik Sipil UMM Raih Akreditasi Baik Sekali

Teknik Sipil

10 Jurusan Tenik Sipil Terbaik Dunia, Indonesia Tak Masuk Daftar

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil pada 15 Juli 2022


Besaran gaji dan kesuksesan karier para profesional di bidang teknik sipil, umumnya bergantung pada kelulusan mata kuliah, kualifikasi, serta perguruan tinggi di mana mereka menuntut ilmu. Dengan begitu, sudah dapat dipastikan Anda mengetahui pekerjaan mana yang paling menarik yang ditawarkan industri konstruksi. Namun, tahukah Anda universitas mana saja yang dinilai terbaik di dunia terutama untuk  program jurusan teknik sipil?

Berikut 10 perguruan tinggi dengan jurusan teknik sipil terbaik dunia berdasarkan Times Higher Education World University Rankings 2019:

1. Universitas Oxford Universitas yang berada di Oxfordshire, Inggris, ini secara konsisten menempatkan diri  sebagai salah satu institusi akademik terbaik di dunia. Universitas ini telah menghasilkan lebih dari 30 pemimpin dunia, termasuk 26 Perdana Menteri Inggris.

Times Higher Education World University Rankings 2019, mendapuk program sarjana sains teknik sipilnya terbaik di dunia. Program teknik sipil di kampus ini mempersiapkan siswa untuk berkarier pada masa depan dengan inovasi teknik dan pembelajaran yang mengintegrasikan seluruh disiplin sipil untuk pemahaman dasar profesi.

2. Universitas Stanford Sejak tahun 1885, Universitas Stanford merupakan salah satu benteng akademis di Amerika Serikat. Rata-rata mahasiswa telah menyelesaikan program teknik sipil jauh sebelum umur kelulusan mereka.

Program keinsinyuran dirancang dapat memberikan pengantar hukum dasar teknik terbaik untuk mahasiswanya. Demikian halnya dengan program khusus teknik sipil, desain arsitektur, konstruksi, dan geo-teknik. Sedangkan kursus teknik rekayasa mencakup mekanika fluida lingkungan dan hidrologi.

3. Institut Teknologi Massachusetts (MIT) Institut Teknologi Massachussets (MIT) didirikan pada tahun 1861, dua dekade sebelum Universitas Stanford lahir. MIT sekaligus mencatatakan diri sebagai rumah bagi sekitar 11.000 mahasiswa. Universitas ini menawarkan pelajaran teknik umum dengan jalur khusus yang memungkinkan siswa untuk menjadi spesialis di bidang teknik sipil, dan keinsinyuran. Hal ini juga mendukung untuk persiapan siswa di era kota pintar dan memenuhi kebutuhan untuk membangun infrastruktur yang lebih efisien dan berkelanjutan.

4. Institut Teknologi California Salah satu perguruan tinggi di Amerika Serikat yang biasa disebut Caltech ini memiliki program pascasarjana di bidang teknik sipil. Program pascasarja di bidang teknik sipil ini masuk dalam daftar Times Higher Education World University Rankings 2019 sebagai salah satu yang terbaik. Sulit untuk masuk ke Institut Teknologi California. Tercatat hanya ada 1 dari 10 mahasiswa yang mendaftar, lolos masuk ke perguruan tinggi ini. Program teknik sipil di sini bertujuan untuk mempersiapkan siswa dalam keahlian profesional pada era teknologi yang bergerak cepat.

5. Universitas Princeton Kampus di New Jersey, Amerika Serikat, ini menawarkan satu dari lima program sarjana terkait teknik yang disebut 'trek'. Program 'trek' ini mencakup arsitektur, teknik lingkungan, teknik geologi, teknik struktural, dan seni liberal. Tujuan dari program yang dibuat ini untuk mempersiapkan mahasiswa berperan dalam kepemimpinan di bidang teknik sipil dan lingkungan. Selain itu, juga memastikan mereka dapat memecahkan masalah yang kompleks, berkomunikasi secara efektif, dan menegakkan standar etika.

6. Imperial College London Dianggap sebagai salah satu perguruan tinggi top Inggris, kampus ini pernah memiliki dosen Mantan Perdana Menteri India Rajiv Gandhi serta Ahli Biologi Sir Alexander Flemming. Imperial College London menawarkan program sarjana teknik sipil yang berperingkat terbaik di London, Inggris. Materi kuliah dibentuk dengan tujuan untuk menghasilkan insinyur teknik sipil yang dapat membangun keberlanjutan, melindungi lingkungan, dan memecahkan masalah sosial serta infrastruktur negeri.

7. ETH Zurich Institut Teknologi Federal Swiss, Zurich, ini juga dikenal sebagai ETH Zurich. ETH Zurich menawarkan gelar sarjana teknik sipil yang sebagian besar diajarkan dalam bahasa Jerman. Hal ini sekaligus menawarkan akses langsung ke program pascasarjana teknik sipil ETH Zurich serta membekali siswa dengan pemahaman kompetensi seperti fisika, hidrolika, hidrologi, teknik struktural, ilmu material, teknik geoteknik, dan infrastruktur transportasi.

8. Universitas John Hopkins Universitas John Hopkins berbasis di Baltimore, Amerika Serikat. Kampus ini merupakan salah satu terbaik di dunia dalam jurusan teknik sipil. Para mahasiswa yang belajar dalam program ini fokus pada prinsip-prinsip kimia, matematika, dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial dari proyek-proyek skala besar, seperti proyek Riyadh Metro di Arab Saudi. Kurikulum Universitas John Hopkins sendiri cukup luas dan memungkinkan siswa menjelajahi program lain di luar Departemen Teknik Sipil, seperti program-program dalam penyediaan air dan analisis sistem.

9. Universitas College London (UCL) Universitas College London di Inggris yang didirikan pada tahun 1826 ini menawarkan gelar sarjana teknik yang mencakup teknik sipil, struktur, pekerjaan geo-teknik, cairan, desain, analisis transportasi, survei, dan material. Pengajar UCL memiliki latar belakang sebagai peneliti dan praktisi industri terkenal. Program  teknik sipilnya telah diakreditasi oleh Dewan Gabungan Moderator Inggris serta membuka jalan untuk memulai proses mengamankan peringkat terbaiknya di bidang teknik sipil.

10. Universitas California, Berkeley Perguruan tinggi yang berlokasi di wilayah Teluk San Francisco, Berkeley, ini menawarkan program teknik sipil dalam jenjang waktu kurang lebih empat tahun. Program tersebut memberi pemahaman komprehensif tentang ilmu teknik, desain, dan praktik kepada mahasiswa. Program ini pun telah terakreditasi oleh Komisi Akreditasi Teknik Badan Akreditasi untuk Rekayasa dan Teknologi (Abet) yang berbasis di Amerika Serikat. Demikian sepuluh besar jurusan teknik sipil terbaik dunia. Sayangnya, tak ada satu pun perguruan tinggi Indonesia yang masuk daftar Times Higher Education World University Rankings 2019.

Sumber Artikel: properti.kompas.com

Selengkapnya
10 Jurusan Tenik Sipil Terbaik Dunia, Indonesia Tak Masuk Daftar

Teknik Sipil

Lulusan Teknik Sipil Jadi Tukang Bangunan? Calon Mahasiswa, Ketahui 4 Hal Ini

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil pada 15 Juli 2022


Sebelum menentukan jurusan atau prodi apa nanti saat kuliah, tentu calon mahasiswa harus memahami kemampuan apa yang dimilikinya. Harapannya jangan sampai salah pilih jurusan. Khusus yang sudah menentukan pilihan Prodi Teknik Sipil, maka harus mengetahui apa saja yang dipelajari di prodi tersebut termasuk prospek karier nanti. Prodi teknik ini merupakan prodi yang memiliki banyak peminat di Indonesia sebab banyak diantara lulusannya mampu melahirkan karya hebat berupa bangunan-bangunan megah dan kokoh. Jika kamu tertarik dan memiliki minat, dan kebetulan juga kamu dari kelompok jurusan Sains dan Teknologi (Saintek), maka tak salah jika pilih Prodi Teknik Sipil.

Merangkum dari Rencanamu.id, ada 4 hal yang harus kamu pahami jika ambil Prodi Teknik Sipil.

1. Berkaitan dengan prodi lain Mahasiswa yang ambil jurusan ini terkadang disamakan dengan Prodi Arsitektur atau Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota. Padahal, ketiga prodi ini berbeda. Namun dalam dunia kerja, ketiga prodi ini saling berkaitan. Ini bisa dicontohkan jika ketiga prodi ditaruh disuatu proyek pembangunan, maka Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota akan membuat rancangan infrastruktur yang dibutuhkan oleh suatu area dan menguji kelayanan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi. Kemudian, rencana itu akan dioper ke Arsitek yang bertugas merancang desain bangunan sesuai fungsi dan estetika. Hingga akhirnya, Teknik Sipil yang menerjemahkan rancangan secara teknis lalu mengeksekusi di lapangan.

2. Belajar ekonomi, hukum hingga desain Ketika kuliah, kamu tidak hanya belajar kalkulus, struktur atau konstruksi saja, tetapi di Prodi Teknik Sipil kamu juga bakal belajar ekonomi, hukum, sampai desain. Jangan sampai kamu hanya berpikir demikian atau malas untuk menghafal. Sebab, kamu juga akan belajar tentang ekonomi teknik, aspek hukum jasa konstruksi, dan computer aided design.

3. Prospek lulusan bukan tukang bangunan Banyak diantara orang yang mengatakan bahwa lulusan Prodi Teknik Sipil nanti kerjanya jadi tukang bangunan. Sebab, anak Teknik Sipil memang mempelajari tentang apa yang membuat semen berkualitas tinggi atau bagaimana sistem pipa pembuangan suatu bangunan bekerja. Di Teknik Sipil, prospek karier nanti tidak melulu soal bangunan (gedung) saja. Tetapi, ada banyak profesi yang bisa kamu coba sebagai lulusan Teknik Sipil.

Contohnya menjadi Konsultan Konstruksi, Analis Kontrol Kualitas, Pengawas dan Penyedia Properti Pemerintah, sampai Manajer Kontrol Kualitas Sistem.

4. Harus tentukan keahlian spesifik Di prodi ini karena tidak melulu soal bangunan, maka kamu harus paham dahulu bidang keahlian yang spesifik. Karena di masa depan, kamu harus menentukan area keahlian apa yang menarik untuk kamu tekuni dan dijadikan jalan hidup. Di Indonesia, pertumbuhan pembangunan sangat pesat. Bahkan hingga beberapa puluh tahun mendatang. Jadi, kamu harus tahu dari sudut pandang Teknik Sipil, aspek pembangunan apa yang paling kamu minati. Apakah kamu lebih tertarik dengan konstruksi jembatan, bandara atau bahkan infrastruktur yang lebih kekinian.

Sumber Artikel: edukasi.kompas.com

Selengkapnya
Lulusan Teknik Sipil Jadi Tukang Bangunan? Calon Mahasiswa, Ketahui 4 Hal Ini

Teknik Sipil

Program Studi Sarjana Teknik Sipil

Dipublikasikan oleh Muhammad Farhan Fadhil pada 15 Juli 2022


Teknik Sipil merupakan ilmu terapan yang mencakup teknologi merancang, membangun, dan memelihara serta memperbaiki bangunan. Bangunan yang dimaksud di sini sangat beragam, mulai dari bangunan rumah sederhana dan gedung-gedung bertingkat, jembatan, bendungan, hingga bangunan sarana dan prasarana transportasi, jembatan, bendungan, pengairan, prasarana produksi, hingga bangunan-bangunan lepas pantai seperti pada fasilitas pengeboran minyak lepas pantai, serta berbagai fasilitas pembangkit dan transmisi energi. Singkatnya, di setiap saat ketika kita melintas di jalan raya, sewaktu berjalan-jalan di kawasan gedung pertokoan ataupun saat berkunjung ke bandara, semua yang kita lihat dan manfaatkan merupakan hasil karya lulusan Teknik Sipil.

Para ahli Teknik Sipil, umumnya dikenal dengan sebutan insinyur Sipil, awalnya bertugas membuat rancangan struktur bangunan secara lengkap; mulai dari pondasi hingga keseluruhan bangunan tersebut lengkap dan siap digunakan. Selama proses perancangan ahli Teknik Sipil bekerja dalam suatu tim pembangunan untuk meneliti, mengukur dan menentukan apakah kekuatan tanahnya memadai. Pada tahap yang sama ahli Teknik Sipil akan juga membuat rancangan bangunan dan menghitung dimensi dan kekuatan bagian-bagian bangunannya sehingga siap untuk dijadikan acuan bagi pihak pelaksana (kontraktor) untuk dibangun.

Tahap selanjutnya adalah tahap pembangunan atau konstruksi. Tahap pembangunan suatu rumah atau gedung sederhana, misalnya, dimulai dengan pekerjaan pemasangan pondasi, penyusunan kerangka gedung, dan dilanjutkan dengan pembangunan lantai dan dindingnya. Pada tahap pembangunan ini ahli Teknik Sipil harus bekerjasama dengan para ahli di bidang lainnya untuk memasang sistem kelistrikan gedung, sistem keamanan, serta perpipaan untuk air bersih dan saluran pembuangan limbahnya. Pada konstruksi bangunan-bangunan yang jauh lebih rumit tentu saja proses konstruksinya akan terdiri dari banyak pekerjaan dan semakin melibatkan banyak pula pihak-pihak dan ahli lain yang terkait.

Selain pembangunan baru, tugas seorang ahli Teknik Sipil juga mencakup pemeliharaan dan perbaikan bangunan yang sudah ada. Suatu infrastruktur, dapat mengalami perubahan fungsi atau penurunan kondisi selama masa layannya. Para ahli Teknik Sipil harus dapat merencanakan perbaikan / retrofitting pada struktur agar struktur tersebut dapat berfungsi dengan baik atau dapat bertahan terhadap gaya gempa besar yang mungkin terjadi.

Pada prinsipnya ilmu yang akan teman-teman pelajari pada prodi ini akan banyak berkaitan dengan ilmu fisika terapan, terutama ilmu mekanika. Teman-teman juga dituntut untuk menguasai prinsip-prinsip matematika dengan baik. Walau kini banyak perangkat lunak tersedia untuk membantu proses penghitungan, teman-teman akan tetap ditekankan mengenai pentingnya penguasaan pengetahuan dan pemahaman prinsip-prinsip dasar keteknikan. Selain mempelajari ilmu-ilmu teknis untuk keperluan merancang, membangun dan memelihara struktur bangunan, pada program studi Teknik Sipil juga akan dipelajari berbagai aspek manajemen konstruksinya. Di sini teman-teman akan diberi pengetahuan dan dilatih untuk dalam mengelola pelaksanaan konstruksi dengan baik (seperti: mengatur jadwal kerja, mengatur pekerja, bahan dan peralatan), sesuai dengan prinsip-prinsip efisiensi dan efektivitas dalam pengunaan berbagai sumberdaya, serta tetap menjaga dan memenuhi ketentuan lingkungan.

Prospek Kerja

Seorang sarjana Teknik Sipil memiliki prospek kerja yang sangat luas di dalam maupun di luar negeri, antara lain:

  • Bidang Pembangunan Infrastruktur
    Seorang lulusan Teknik Sipil dapat berprofesi sebagai konsultan atau sebagai kontraktor yang bertanggung jawab melaksanakan pembangunan. Peluang lainnya adalah bekerja sebagai pegawai dalam bidang pengaturan dan kebijakan di instansi pemerintahan, seperti di Departemen dan Dinas PU, Bapenas, Bapeda dll.
  • Bidang Industri Energi, Pertambangan dan Pengolahan
    Berbagai perusahaan di lingkungan industri migas, pertambangan, pengolahan seperti Pertamina, Schlumberger, PLN, Freeport, INCO, Pupuk Kaltim dll. membutuhkan sarjana Teknik Sipil untuk menyediakan dan memelihara berbagai bangunan dan fasilitas produksi.
  • Bidang Pendidikan
    Seorang lulusan Teknik Sipil dapat menjadi pengajar/peneliti di perguruan tinggi/lembaga pendidikan atau di pusat-pusat penelitian.
  • Bidang lainnya
    Para lulusan program studi Teknik Sipil juga mempunyai kemampuan yang cukup bersaing untuk bekerja di berbagai bidang non-keteknikan, seperti perbankan dan asuransi, atau berkarier di birokrasi pemerintahan atau bisnis di bidang-bidang lainnya.

Sumber Artikel: itb.ac.id

Selengkapnya