Pendidikan
Dipublikasikan oleh Izura Ramadhani Fauziyah pada 19 Februari 2025
Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. ITB didirikan pada tanggal 2 Maret 1959 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1959. Pada awalnya, ITB terdiri dari departemen ilmu teknik, departemen ilmu pasti dan ilmu alam, serta departemen ilmu kimia dan ilmu hayat.
Sejarah ITB bermula pada awal abad ke-20, ketika pendidikan teknik di Indonesia masih terbatas. Pada tanggal 3 Juli 1920, didirikan sekolah tinggi teknik pertama di Hindia Belanda yang dikenal dengan nama Technische Hoogeschool te Bandoeng (TH Bandung). Kemudian, pada masa penjajahan Jepang, TH Bandung ditutup namun kegiatan penelitian di laboratorium-laboratoriumnya tetap dilakukan melalui Institute of Tropical Scientific Research.
Setelah kemerdekaan Indonesia, pada bulan Agustus 1945, TH Bandung diubah namanya menjadi Sekolah Tinggi Teknik Bandung (STT Bandung). Namun, karena serbuan tentara Belanda ke Yogyakarta, STT Bandung terpaksa ditutup pada tanggal 19 Desember 1948. Pada tahun 1949, STT Bandung dibuka kembali dengan hanya menyelenggarakan Bagian Sipil, dan kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.
Selama periode tersebut, di Bandung juga didirikan Nood-Universiteit van Nederlandsch Indie dan Universiteit van Indonesie sebagai upaya NICA dan Belanda untuk menjaga pengaruh mereka di Indonesia. Kampus TH Bandung dan para pengajarnya digunakan sebagai bagian dari fakultas-fakultas di universitas-universitas tersebut.
Pada tanggal 2 Maret 1959, Pemerintah Indonesia secara resmi meresmikan berdirinya Institut Teknologi di Kota Bandung. Upacara peresmian dipimpin oleh Presiden Indonesia saat itu, Ir. Soekarno. Sejak itu, ITB terus berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Saat ini, ITB memiliki 27 program studi yang telah terakreditasi secara internasional.
Rektor ITB saat ini adalah Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusuma, MSCE, PhD, yang menjabat untuk periode 2020–2025. Sebagai perguruan tinggi terkemuka, ITB memiliki peran yang penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, serta berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan negara.
Sumber: id.wikipedia.org
Pendidikan
Dipublikasikan oleh Izura Ramadhani Fauziyah pada 19 Februari 2025
Politeknik Manufaktur Bandung disingkat Polman Bandung atau POLMAN adalah sebuah perguruan tinggi negeri berbentuk politeknik yang terletak di Jalan Kanayakan 21, Dago, Coblong, Bandung 40135, Jawa Barat, Indonesia.
Sejarah Jurusan
Jurusan Teknik Otomasi Manufaktur dan Mekatronika biasa disingkat dengan Jurusan TOMM atau Jurusan AE (Automation and Mechatronics Engineering) merupakan jurusan termuda dari keempat jurusan yang ada di Polman Bandung. Jurusan ini berdiri tahun 1995 atas inisiatif Bapak Hadiwaratama yang saat itu masih menjabat sebagai Direktur Politeknik Mekanik Swiss – ITB, karena dipandang Jurusan AE ini mempunyai nilai yang sangat strategis bagi kemajuan Polman Bandung mengingat banyaknya mesin-mesin canggih yang sudah dimiliki Polman Bandung saat itu seperti mesin CNC, mesin EDM, mesin Moulding, dll yang semuanya melibatkan Komputer atau Mikrokomputer sebagai controller nya. Setidaknya dengan adanya program studi Teknik Mekatronika ini dapat membantu Divisi Preventive and Maintenance untuk melakukan perawatan dan perbaikan mesin-mesin canggih yang dimiliki Polman Bandung.
Tepatnya pada September 1995, Jurusan AE menerima mahasiswa baru angkatan pertama program studi Diploma-3 Teknik Mekatronika dengan kapasitas 1 kelas atau 24 mahasiswa. Untuk mengelola jurusan ini, ditunjuk Bapak Dindin Sulaeman sebagai Ketua Jurusan yang dibantu oleh staf pengajar lulusan Polman Bandung, PENS ITS, dan ITB.
Pada tahun 2000, dibuka program Seamless Education sebagai proyek percontohan kerjasama antara Pendidikan Menengah Kejuruan (Dikmenjur) dan Pendidikan Tinggi (Dikti). Dalam program ini, Jurusan AE membuka kelas baru (Kelas AEB) untuk menerima lulusan SMK Negeri 1 Cimahi agar dididik selama 2 tahun untuk mendapatkan ijasah Diploma-3 Teknik Mekatronika. Pada tahun 2002, program ini diperluas bekerja sama dengan Sekolah Kabupaten Jenangan Ponorogo. Karena kebijakan baru pemerintah mengenai pengelolaan pendidikan menengah dan tinggi, program ini dihentikan pada tahun 2014 dan tidak dilanjutkan. Namun Departemen AE tetap menerima dua mahasiswa baru atau 48 mahasiswa pada kelas AEA. dan AEB.
Pada tahun 2008 departemen AE mendirikan program Gelar 4 dengan konsentrasi elektronika di bawah koordinasi Departemen Teknologi Konstruksi. Pada program ini lulusan D3 Teknik Mekatronika atau lulusan program studi D3 yang bersangkutan dapat melanjutkan studi (transfer program) dan memperoleh gelar doktor- 4.
Pada tahun 2001 bekerjasama dengan IJM Puslatker. (Pusat Pelatihan Industri dan Jasa Manufaktur Bandung) IJM Puslatker menyiapkan pelatihan Kampus II. Melalui proyek ini Departemen AE membuka kelas baru yaitu kelas AEC sebanyak 1 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Kerja sama pendidikan ini berlanjut hingga tahun 2009.
Pada tahun 2013, Departemen AE menginisiasi berdirinya Akademi Komunitas Karawang di SMK Negeri 1 Karawang yang menerima siswa baru Care-2 melalui program pelatihan residensi eksternal. Program ini akan berjalan hingga tahun 2017.
Pada tahun 2016, departemen AE meluncurkan mata kuliah Sarjana-4 Teknologi Rekayasa Otomasi, atau kelas AED, dengan kapasitas 1 kelas, 24 atau siswa, dan pada tahun 2017 akan memasuki kelas 2. ditingkatkan . Mengurangi skill skill Mekatronik dari 3 poin menjadi 2 kelas. Dengan adanya program Gelar-4 Teknik Elektromekanikal, mahasiswa tahun pertama sudah terdaftar di Kelas 4 AEA, sehingga setelah menyelesaikan Program D-4 Transfer Elektromekanikal, mahasiswa pascasarjana D-3 dapat melanjutkan ke D-Teknologi 4. Teknologi di Kelas 4AEE.
Pada hari Jumat, 6 Oktober 2017, Departemen Teknik Mesin dan Mekatronik mengadakan rapat kantor untuk menentukan pengurus kantor dan susunan anggota KK baru. Ini adalah PLP yang bukan milik KK (Kelompok Profesi).
Sumber : id.wikipedia.org
Pendidikan
Dipublikasikan oleh Izura Ramadhani Fauziyah pada 19 Februari 2025
Universitas Sriwijaya (UNSRI) adalah universitas negeri yang berlokasi di Sumatera Selatan, Indonesia. Universitas Sriwijaya memiliki 10 fakultas dan dua kampus di Bukit Besar, Kota Palembang dan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. Pada tahun 2021, Unsri mendapatkan akreditasi dan predikat dari Badan Perjanjian Perguruan Tinggi Nasional (BAN-PT). UNSRI juga merupakan universitas terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan luas wilayah 712 hektar.
Ide pendirian universitas di Sumatera Selatan sudah ada sejak awal tahun 1950-an, pada masa kejayaannya. Pada perayaan Hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1952. Rapat yang diprakarsai oleh banyak tokoh masyarakat ini menyepakati terbentuknya “Panitia Pakulit Sumatera Selatan”. Pada akhir Agustus 1952, setelah berbeda pendapat, diputuskan bahwa Departemen Perekonomian akan didirikan terlebih dahulu. Untuk itulah maka dibentuklah “Dewan Fakultas Ekonomi Sumatera Selatan” yang dikelola oleh yayasan yang didirikan pada tanggal 1 April 1953 dengan nama “Yayasan Perguruan Tinggi Sjakhjakirti”. Pelantikannya dilakukan pada tanggal 31 Oktober lalu dalam acara yang dihadiri oleh Bapak. membaca Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (PPK) Hadi Drg. M. Isa (Gubernur Sumsel), Letjen. TNI (Purn) Bambang Utoyo (Ketua TT II Sriwijaya) dan Ali Gathmyr (Ketua DPRD Sumsel).
Upaya untuk memiliki universitas di Sumsel dilanjutkan dengan dibentuknya organisasi sekolah hukum dalam Yayasan Perguruan Tinggi Pendidikan Sjakjakirti. komite Pada tanggal 1 November 1957, dalam rangka memperingati empat tahun berdirinya Jurusan Ekonomi, dibukalah sebuah universitas dengan nama “Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat”.
Langkah selanjutnya adalah mendefinisikan kembali kampus yang ada saat ini. Kolonel Harun Sohar (Panglima, Paperda TT II/Sriwijaya Jerman) dan H.A. Bastari (Gubernur) Kendala-kendala yang masih ada dalam pendirian Universitas Palembang dapat diatasi. Delegasi yang dikirim ke Jakarta untuk menemui Menteri Pembangunan Sosial (Tuan Mohammad Yamin) pada bulan Desember 1959 berhasil menegaskan niat pemerintah untuk mengubah Perguruan Tinggi Sjakhjakirti menjadi universitas negeri. UU Pemerintah No. Universitas Sriwijaya akhirnya didirikan berdasarkan Lembaran Negara Tahun 1960 Nomor 42 (Lembaran Negara Tahun 1960 Nomor 135) tanggal 29 Oktober 1960 dan surat pendirian Presiden Soekarno pada tanggal 3 November 1960 di hadapan Menteri Pembangunan Daerah ( Pak Priyono) . Upacara pembukaan diadakan pada upacara penandatanganan. dan beberapa negara sebagai duta besar. Diangkat sebagai rektor pertama universitas tersebut, Dr. sedang ISA ditunjuk oleh Presiden. 696/M tanggal 29 Oktober 1960.
Untuk memenuhi kebutuhan pembangunan, Unsri membeli tanah seluas 712 hektar di Indralaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (sekarang Ogan Ilir) untuk mendirikan universitas di luar Bukit Besar yang sekarang. Pembangunan universitas baru ini dimulai pada tahun 1983 dengan dukungan dana dari Asian Development Bank (ADB), dan pengerjaan fisiknya dimulai pada tahun 1989 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 1993. studi di Universitas Indraya yang baru pada konferensi pertama Universitas Indraya Gubernur Sumatera Selatan H. Ramli Hasan Basri pada tanggal 1 September 1993. Perintah Eksekutif bulan Januari 1995 memanfaatkan sepenuhnya Universitas Indraraya dan diputuskan untuk mulai beroperasi mulai tanggal 1 Februari 1995. Sebagian besar kegiatan akademik berlangsung pada tanggal 1 Februari 1995. kampus Indralaya. Upacara pembukaan kampus Unsri Indraraya dilakukan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 6 Maret 1997.
Sumber: id.wikipedia.org
Pendidikan
Dipublikasikan oleh Izura Ramadhani Fauziyah pada 19 Februari 2025
KOMPAS.com - Wikan Sakarinto, sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, secara resmi meresmikan dua gedung baru di Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Gedung pertama diberi nama Nadiem Anwar Makarim, khusus digunakan untuk kuliah teknik informatika. Sementara gedung kedua, bernama Syekh Muhammad Arsyad al Banjari, difungsikan sebagai gedung kuliah terpadu. Inisiatif pembangunan ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Tanah Laut, Kalsel, melalui pengembangan infrastruktur.
Wikan menyampaikan ucapan selamat atas ketersediaan gedung baru tersebut, sambil mengungkapkan harapannya agar Politala dapat menggandakan jumlah mahasiswa. Tujuannya adalah melahirkan lebih banyak individu berpotensi yang berasal dari Politala. Harapan lainnya adalah agar gedung baru ini dapat menghasilkan SDM unggul dan kompeten, serta memberikan dampak nyata pada peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi, terutama di Kabupaten Tanah Laut. Wikan juga menyoroti kebutuhan infrastruktur Politala yang sejalan dengan potensi pariwisata dan pertanian di Kabupaten Tanah Laut. Selain itu, Politala berkomitmen untuk berkolaborasi dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan seluruh perguruan tinggi di Kalsel, dengan tujuan menciptakan SDM yang kompeten, menggabungkan kemampuan nonteknis (soft skills), karakter, dan kemampuan teknis (hard skills).
Direktur Jenderal juga menyampaikan apresiasinya kepada Politala karena telah berkomitmen dalam mendukung pengembangan ekosistem pendidikan vokasi, terutama melalui program upgrade D3 menjadi sarjana terapan. Wikan mendorong seluruh komunitas akademis di Politala untuk turut serta dalam program Kampus Merdeka. Ia menekankan pentingnya mendaftar program ini, yang memiliki anggaran ratusan miliar, untuk pengiriman mahasiswa ke luar negeri, magang mahasiswa, dan melibatkan peran industri dalam mengajar di Politala. Wikan juga menjelaskan tentang program Kampus Merdeka Vokasi, termasuk matching fund dan riset terapan. Menurutnya, riset di perguruan tinggi yang melibatkan industri dapat menghasilkan produk yang dapat diterapkan dalam masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Politala, Mufrida Zein, mengungkapkan bahwa gedung baru ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Selain itu, ditambahkan prodi baru, seperti D4 perpajakan dan D4 alat berat, yang akan berkolaborasi dengan jurusan mesin otomotif yang sudah ada. Mufrida menyampaikan apresiasi atas pembangunan gedung yang difasilitasi oleh Kemdikbud Ristek, dan merinci rencana kedepannya untuk menyediakan prodi-prodi tambahan yang mendukung perkembangan Politala, terutama di Kabupaten Tanah Laut.
Sumber: kompas.com
Pendidikan
Dipublikasikan oleh Izura Ramadhani Fauziyah pada 19 Februari 2025
Institut Teknologi Sumatera yang disingkat ITERA adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di wilayah Lampung Pulau Sumatera. Wilayahnya berada di antara wilayah Lampung Selatan dan kota Bandar Lampung. ITERA ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia, Prof. dokter H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A. Disetujui 6 Oktober 2014, diterbitkan 9 Oktober 2014. Walaupun peresmiannya dilaksanakan pada 2014, tetapi ITERA sudah memulai kegiatan akademik dengan menerima mahasiswa baru sejak 2012-2013. Selain ITB dan ITS, dengan dibukanya ITERA dan ITK, maka pemerintah Indonesia memiliki empat institut teknologi.
Sejarah pendirian masing-masing program studi di kampus ITERA
Fisika (2012)
Ilmu fisika merupakan salah satu pilar utama ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan pemahaman mengenai fenomena alam serta kemungkinan aplikasinya dalam meningkatkan kesejahteraan hidup umat manusia. Di dalam Prodi ini mahasiswa akan mempelajari berbagai hal ditinjau dari aspek fisisnya.
Teknik Geomatika (2012)
Dalam Program Sarjana Teknik Geodesi dan Geomatika, mahasiswa dididik melalui kegiatan perkuliahan, praktikum (di laboratorium dan lapangan), kemah kerja dan penelitian tugas akhir. Mata kuliah wajib dalam kurikulum mencakup mata kuliah ilmu dasar (geodesi, survey dan pemetaan) serta teknologi informasi spasial (satelit penginderaan jauh dan sistem informasi geografi) dan mata kuliah pilihan yang merupakan pendalaman dan aplikasi dari ilmu geodesi yaitu antara lain: sistem informasi geospasial, kadaster, survei rekayasa pantai, survei satelit untuk penentuan posisi, dan survei deformasi and geodinamika.
Teknik Geofisika (2012)
Teknik Geofisika mempelajari aspek-aspek fisik dan dinamis bumi, yang mencakup kegiatan pengukuran dengan menggunakan peralatan geofisika (gravitasi, seismik, geomagnetik, geoelektrik, elastisitas, radiometrik dating, serta melakukan kuantifikasi proses alam dalam bentuk nyata), melakukan pemrosesan data mengenai gejala-gejala alam, serta melakukan interpretasi data yang secara keseluruhan dapat dimanfaatkan oleh komunitas ilmu kebumian.
Perencanaan Wilayah dan Kota (2012)
Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota adalah prodi yang mempelajari tentang perencanaan, baik pada aspek keruangan (spasial) atau yang dikenal dengan perencanaan tata ruang dan pembangunan atau perencanaan pembangunan. Pemahaman tentang aspek keteknikan, ekonomi, sosial, kemasyarakatan menjadi bahan kajian untuk menghasilkan lulusan yang dapat membuat perencanaan pada skala lokal (site plan atau detailed plan), perencanaan kabupaten/kota, provinsi dan nasional. Bidang studi meliputi, namun tidak terbatas pada, pariwisata, transportasi, industri, pedesaan, partisipasi masyarakat, kebencanaan dan perubahan iklim.
Teknik Sipil (2013)
Program Penelitian Teknik Sipil . Pada tahun 2013, jumlah mahasiswa pertama sebanyak 6 orang. Saat ini Prodi Teknik Sipil ITERA membuka sebanyak 70 mahasiswa pascasarjana (S1). Saat ini fasilitas pendukung pengajaran berupa fasilitas pengajaran langsung dan perguruan tinggi yang sebagian besar disediakan langsung dari ITB.
Teknik Informasi (2013)
Mata kuliah Teknik Informasi mencakup ilmu komputer. Sains, ilmu komputer, sistem informasi. Ilmu komputer mencakup penelitian teoretis dan algoritmik tentang perkembangan robotika, visi komputer, sistem kognitif, biologi, dan bidang minat lainnya. Teknik komputer adalah studi tentang pengembangan dan pemeliharaan sistem komputer yang berfungsi dengan andal dan efisien, ekonomis untuk dikembangkan dan dipelihara, serta memenuhi semua persyaratan yang diperlukan.
Arsitektur (2016)
Arsitektur adalah disiplin ilmu baru yang disetujui negara. Melalui Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 114/KPT/I/2015, tanggal 18 November 2015. Dalam arsitektur, arsitek belajar merancang objek pengembangan secara utuh dan lengkap, dimulai dari lingkungan terkecil. Kuliah di Jurusan Arsitektur bukanlah belajar menulis, namun membutuhkan pemikiran kreatif, pemikiran lingkungan dan pengetahuan umum tentang banyak hal.
Farmasi (2018)
Program gelar Farmasi merupakan program penelitian baru. Dimulai pada tahun ajaran 2018/2019. Program penelitian ini mengeksplorasi pengetahuan tentang identifikasi, sintesis, pengembangan, distribusi, pengobatan dan pemantauan penggunaan obat sintetis dan alami. Program Studi Farmasi (PSFA) ITERA resmi berdiri pada tanggal 19 September 2017 dengan fokus menyelenggarakan pendidikan kefarmasian dalam bidang kedokteran komunitas dan produk alam.
Teknik Perkeretaapian (2020)
Teknik Perkeretaapian di ITERA O study The Studi Program (PS) KA) disetujui pada tanggal 5 Agustus 2020 dengan fokus pada pemberian pelatihan teknik perkeretaapian di bidang manajemen, sistem kendali, infrastruktur dan mekanik. Kurikulum program gelar PS KA ITERA mengikuti mata kuliah 144 SKS selama 8 semester. Lulusan ITERA PS KA diharapkan terlebih dahulu melanjutkan studi Magister/PhD di bidang teknik perkeretaapian dan menjadi pemain kunci dalam industri pengembangan perkeretaapian Indonesia, insinyur perkeretaapian, peneliti konstruksi dan struktur, serta instruktur teknik perkeretaapian.
Sumber: id.wikipedia.org
Pendidikan
Dipublikasikan oleh Izura Ramadhani Fauziyah pada 19 Februari 2025
KOMPAS.com - Pendidikan tinggi kejuruan di Indonesia semakin banyak diminati lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK). Itu muncul di Markplus, Inc. dan hasil survei Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) tahun 2021. Survei terhadap 500 siswa SMA/SMK dan orang tua mengungkapkan sebanyak 78,7 persen responden. responden tertarik untuk melanjutkan pendidikan profesional. Menurut penelitian yang sama, banyak faktor yang mempengaruhi minat tersebut, mulai dari kesempatan kerja yang baik, waktu belajar yang singkat hingga kesempatan kerja yang tinggi setelah lulus. Namun, perguruan tinggi kejuruan masih menghadapi beberapa tantangan, seperti penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri dan perubahan persepsi terhadap pendidikan tinggi kejuruan sebagai pilihan kedua setelah universitas.
Mengajar pendidikan tinggi kejuruan
\ nKementerian Pendidikan dan Kebudayaan , Ristek mengembangkan beberapa strategi untuk pengenalan pendidikan profesi tinggi. Salah satunya mendorong pemenuhan standar akreditasi perguruan tinggi teknik khususnya akreditasi A, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Iptek juga mendorong peningkatan kompetensi tenaga pengajar pada pendidikan profesi tinggi. Guru diminta mengikuti pelatihan baik di dalam maupun luar negeri. Mereka juga harus menyelesaikan pelatihan profesional dan memperoleh sertifikat kualifikasi guru. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Sains dan Teknologi meminta perguruan tinggi vokasi menyiapkan program yang link and match dengan industri. Mahasiswa juga diwajibkan mengikuti magang di beberapa bidang yang bekerjasama dengan program tersebut. Mahasiswa baru dapat diakui sebagai lulusan setelah mendapat sertifikat praktek. Saat itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Sains dan Teknologi juga berupaya mengubah citra universitas ilmu terapan atau universitas ilmu terapan di mata calon mahasiswa dan orang tua.
Sebelumnya, universitas ilmu terapan identik dengan program Diploma 1 (D1), Diploma 2 (D2) dan Diploma 3 (D3). Lulusan program ini dinilai kurang berkualitas dibandingkan lulusan program Sarjana 1 (S1) di perguruan tinggi negeri. Citra tersebut berubah karena adanya program sarjana atau diploma 4 (D4) terapan. Sekadar informasi, pengangkatan program D3 ke sarjana terapan merupakan salah satu keberhasilan yang digagas Direktorat Jenderal Pendidikan Profesi (Ditjen Diks) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tujuan dari keberhasilan ini adalah agar lulusan perguruan tinggi vokasi mempunyai kualitas yang sama dan mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi. Dengan demikian, perguruan tinggi ilmu terapan dapat menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik dan kompetitif serta mampu memenuhi kebutuhan industri. Selain itu, kita juga harus menghadapi paradigma masyarakat yang menganggap kuliah di universitas ilmu terapan harus murah. Alasannya, harga pendidikan di universitas ilmu terapan tidaklah murah.
Hal tersebut dikarenakan pendidikan di universitas ilmu terapan memiliki metode pengajaran, kurikulum dan layanan pendukung yang valid. Semakin tinggi kualitas lembaga pendidikan maka semakin tinggi pula biaya pendidikannya. Artinya dengan belajar di kampus universitas ilmu terapan yang mahal, mahasiswa baru dan orang tuanya mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas. Dengan demikian, lulusannya memiliki kualifikasi lebih tinggi yang mudah diadopsi di industri.
Peluang perguruan tinggi vokasi
Salah satu perguruan tinggi vokasi yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Politeknik Multimedia Nusantara (MNP). Kampus ini menawarkan program sarjana terapan yang disesuaikan dan relevan dengan kebutuhan tenaga kerja industri. Berlokasi di Gading Serpong, Tangerang, Banten, kampus ini didirikan pada tahun 2021 oleh Yayasan Multimedia Nusantara, pengurus yang berhasil mendirikan Universitas Multimedia Nusantara yang memiliki akreditasi unggul (A) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-). PT).
\ nSebagai bagian dari Grup Kompas Gramedia, MNP mengusung visi "Menerangi dan Memperkuat Bakat Nusantara di Bidang Teknologi Kreatif". Program studi (prodi) MNP merupakan program sarjana terapan di bidang animasi digital, manajemen acara, dan logistik e-commerce. Sebagai informasi, Digital Animation merupakan program pascasarjana yang mengkhususkan diri pada animasi dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D), grafik gerak, efek visual, dan produksi game. Dalam kurikulum Manajemen Acara, siswa belajar bagaimana mengatur acara dengan mengoptimalkan teknologi. Pada saat yang sama, manajemen bisnis dan sumber daya serta logistik mulai dari rantai pasokan digital, distribusi hingga pergudangan dipelajari di program studi logistik Verkkokauppa.
Untuk mempercepat terciptanya operator yang andal, dibuatlah kurikulum perguruan tinggi vokasi MNP. dengan mengadaptasi konsep 6-2, yaitu. 6 semester pembelajaran di kelas bersama dosen dan praktisi dan 2 semester praktek di industri. Kemudian metode pengajaran MNP dikembangkan secara khusus dengan konsep 70-30 yaitu. 70 persen praktis dan 30 persen teoretis atau konseptual. MNP menggunakan e-learning dengan perangkat berkualitas tinggi untuk mendukung efektivitas dan efisiensi kegiatan belajar mengajar. MNP bertujuan untuk menjadi salah satu dari 10 universitas terapan terbaik di Indonesia dalam sepuluh tahun ke depan dengan dukungan dari berbagai industri.
Sumber: kompas.com