Komunikasi dan Informatika

Cybercrime: Pengertian, Jenis, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Dipublikasikan oleh Muhammad Armando Mahendra pada 18 Maret 2025


Kasus cybercrime adalah suatu hal yang makin marak di masa perkembangan teknologi informasi dan revolusi industri.

Adapun cybercrime adalah tindakan kriminal yang dilakukan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

Biasanya, kejahatan ini dapat dilakukan karena seseorang mempunyai pengetahuan lebih mengenai fitur-fitur pada gadget, media sosial, dan internet.

Perlu diketahui, cybercrime bisa menyerang siapa saja, mulai dari individu, bisnis, hingga pemerintah. Adapun target-target tersebut dipilih karena adanya tujuan tertentu yang merugikan orang lain.

Untuk menghindarinya, Sobat OCBC NISP perlu mengetahui apa itu cybercrime, jenis-jenis, dan dampaknya secara lebih mendalam. Oleh karena itu, baca artikel ini hingga akhir ya!

Apa itu Cybercrime?

Cybercrime adalah tindakan kriminal yang memanfaatkan teknologi, mulai dari perangkat hingga jaringan internet.

Adapun tujuan kasus cybercrime adalah merugikan orang lain dengan melakukan pencurian, peretasan, penipuan, penyebaran virus, serta kejahatan digital lainnya.

Pada masa perkembangan teknologi, kasus cybercrime makin marak di seluruh dunia dan jenis kejahatannya bermacam-macam.

Di Indonesia, salah satu contoh cybercrime adalah kasus kebocoran data 91 juta pengguna Tokopedia yang dijual di black market pada tahun 2021.

Oleh sebab itu, pengguna dirugikan akibat data seperti nama, nomor ponsel, hingga password aplikasi tersebar luas. Sementara itu, perusahaan juga dirugikan karena hal ini menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap mereka.

Jenis-Jenis Cybercrime

Seperti disinggung di atas, kasus cybercrime yang terjadi sangat bervariasi. Adapun beberapa jenis-jenis cybercrime adalah sebagai berikut.

1. Phishing

Jenis cybercrime yang pertama adalah phising. Adapun phishing merupakan penipuan online yang dilakukan dengan memancing orang lain untuk membocorkan data-data pribadinya.

Biasanya, data-data yang berusaha diminta adalah nomor kartu kredit, kode OTP, atau lainnya tergantung tujuan penipu.

Caranya, pelaku mengirimkan tautan situs perusahaan palsu yang otomatis akan mencuri identitas seseorang jika diklik.

2. Identity Theft

Lalu, salah satu jenis kasus cybercrime adalah identity theft atau pencurian identitas yang dilakukan untuk melakukan tindak kejahatan.

Umumnya, pelaku akan meretas atau mengakses jaringan untuk mendapatkan informasi pribadi pengguna suatu website maupun aplikasi.

3. Cyber Terrorism

Selanjutnya, jenis kejahatan lainnya adalah cyber terrorism. Adapun cyber terrorism merupakan serangan terhadap jaringan, perangkat, atau sistem informasi negara guna mengintimidasi pemerintah karena adanya suatu kepentingan.

Biasanya, cyber terrorism merugikan hingga mengancam keselamatan negara.

4. Kejahatan Konten

Salah satu cybercrime yang umum adalah kejahatan konten. Pada umumnya, kejahatan ini berbentuk plagiasi, hoax, hingga penyebaran konten senonoh atau bersifat SARA.

5. OTP Fraud

Kemudian, salah satu jenis cybercrime adalah OTP atau one-time password fraud. Adapun OTP merupakan kode sekali pakai yang biasanya dikirimkan oleh sistem aplikasi ke nomor ponsel atau email untuk mendaftarkan akun baru.

Walaupun bertujuan untuk memberi pengamanan tambahan, OTP sayangnya sudah digunakan oleh banyak pelaku cybercrime.

Biasanya, penipu akan menghubungi seseorang untuk meminta kode OTP agar dapat memberikan sebuah bantuan. Setelah itu, data pribadi dan bahkan sejumlah dana di bank bisa dicuri oleh pelaku.

6. Carding

Carding adalah jenis cybercrime selanjutnya. Perlu diketahui, carding adalah tindakan transaksi uang dengan data kartu kredit orang lain.

Adapun data ini diperoleh menggunakan berbagai metode, seperti meretas situs atau menanamkan hardware pada ATM di tempat perbelanjaan.

7. Cyberbullying

Jenis lainnya adalah cyberbullying atau perundungan secara online. Caranya, netizen akan mengejek atau menyalahkan seseorang terus-menerus hingga mentalnya mungkin terguncang. Pada masa kini, cyberbullying sudah sering terjadi di dunia maya.

8. Cyber Extortion

Kemudian, salah satu macam cybercrime adalah cyber extortion, yaitu pemerasan online yang dilakukan dengan mengancam seseorang menggunakan data penting pada perangkatnya.

Biasanya, hal ini dilakukan dengan ransomware, yaitu malware yang membuat perangkat tidak dapat diakses hingga pemiliknya membayar sejumlah uang sesuai permintaan pelaku.

Adapun hal ini merugikan karena data-data penting di perangkat tersebut bisa hilang maupun diperjualbelikan.

9. Pengunduhan Potentially Unwanted Programs (PUPs)

Salah satu jenis kasus cybercrime adalah pengunduhan PUPs, yaitu program yang disisipkan dalam aplikasi atau software

Jadi, saat mengunduh aplikasi atau software, program ini akan ikut terunduh secara otomatis.

Pada umumnya, PUPs berupa sebuah malware yang berjenis adware atau spyware. Dengan diunduhnya malware ini, data pribadi seseorang bisa terancam.

10. Cracking

Kemudian, salah satu jenis cybercrime adalah cracking. Adapun cracking merupakan tindak kejahatan yang dilakukan dengan masuk ke sistem perangkat.

Untuk melakukan hal ini, pelaku akan menghapus sistem keamanan perangkat tersebut terlebih dahulu.

Dengan begitu, pelaku dapat menanamkan malware, mencuri data korban, ataupun membuat sebuah software bajakan.

11. Hacking

Selain itu, ada pula jenis cybercrime yang mirip dengan cracking, yaitu hacking.

Perlu diketahui, hacking merupakan tindakan mengakses sistem perangkat secara paksa untuk memperoleh suatu keuntungan.

Memang, ada beberapa hacking yang dilakukan dengan tujuan baik. Namun, banyak pelaku kejahatan yang menggunakan metode ini untuk merugikan orang lain.

Umumnya, pelaku melakukan hal ini untuk merusak suatu sistem, mencuri data pribadi seseorang, hingga mengekspos sejumlah informasi private ke publik.

12. Serangan Distributed Denial of Service Attacks (DDoS)

Serangan DDoS merupakan jenis kasus cybercrime lainnya. Perlu diketahui, serangan ini menargetkan jaringan suatu server untuk merugikan perusahaan.

Caranya, pelaku akan membuat traffic suatu website sangat tinggi hingga overload. Dengan begitu, website akan down sehingga tidak bisa diakses pengguna-penggunanya.

13. Spamming

Lalu, jenis cybercrime yang umum lainnya adalah spamming. Adapun spamming dilakukan dengan menyebarkan pesan secara intens dan massal.

Biasanya, tindakan ini berbentuk email spam yang menawarkan produk tidak jelas hingga tautan berisi virus.

14. Cyberstalking

Jenis yang terakhir adalah cyberstalking, yaitu tindakan melecehkan atau mengintimidasi korban secara online dengan memata-matai aktivitasnya di internet.

Biasanya, kejahatan ini diikuti dengan tuduhan palsu, ancaman, penghinaan, dan tindakan-tindakan mengganggu lainnya di media sosial.

Pada umumnya, pelaku melakukan kejahatan ini dengan spyware sehingga mereka dapat melacak seluruh aktivitas di perangkat korban.

Adapun aktivitas yang diakses adalah riwayat pencarian, pesan yang terkirim, aplikasi di perangkat, hingga transaksi keuangan.

Dampak Cybercrime

Seperti telah disinggung di atas, cybercrime adalah tindak kejahatan online yang merugikan. Secara umum, dampak cybercrime adalah sebagai berikut.

  • Bocornya informasi perusahaan dan data pribadi pelanggan.
  • Perusahaan bisa dituntut karena merugikan pelanggan.
  • Reputasi perusahaan rusak karena masyarakat jadi tidak percaya bahwa mereka aman.

Cara Mengatasi dan Menghindari Cybercrime

Untuk mengatasi dan menghindari cybercrime, ada beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat. Adapun cara mengatasi dan menghindari cybercrime adalah sebagai berikut.

  • Jangan sembarangan memencet tautan.
  • Untuk perusahaan, lakukan edukasi kepada karyawan tentang cara mencegah cybercrime.
  • Membuat password yang unik dan rutin menggantinya.
  • Memasang sistem firewall pada semua perangkat untuk mencegah virus, malwarespam, ataupun serangan lainnya.
  • Gunakan secure socket layer (SSL) untuk menambah keamanan pada website.
  • Selalu waspada saat menggunakan WiFi di tempat umum.
  • Menggunakan two factor authentication untuk menambah keamanan pada perangkat.
  • Rutin memperbaharui software pada perangkat.
  • Melakukan backup terhadap data-data penting.

Demikian sejumlah informasi mengenai cybercrime. Adapun kasus cybercrime sudah marak terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia, sehingga perlu diwaspadai

Agar keuangan makin aman, Sobat OCBC NISP bisa mengikuti panduan komprehensif keamanan digital perbankan dari cybercrime!

Di situ, bisa dilihat bagaimana seluruh produk digital OCBC NISP mengutamakan keamanan pelanggannya.

Adapun berbagai tips penggunaan produk digital telah dijabarkan secara komprehensif agar seluruh pengelolaan keuangan yang dilakukan Sobat OCBC NISP makin aman.

Sumber: ocb.com

Selengkapnya
Cybercrime: Pengertian, Jenis, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Implementasi K3 di Indonesia, Jaminan Kesejahteraan atau Sekadar Regulasi?

Dipublikasikan oleh Muhammad Armando Mahendra pada 18 Maret 2025


Indonesia sebagai negara dengan penduduk terbanyak keempat di dunia, memiliki peningkatan jumlah pekerja aktif tiap tahunnya. Lonjakan jumlah pekerja ini berlangsung selama empat tahun sejak 2020. Berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, di 2023 terdapat 139,85 juta orang yang aktif bekerja dari total 147,71 juta angkatan kerja. 

Namun ironisnya, peningkatan jumlah pekerja juga diiringi dengan tingginya angka kecelakaan kerja. Pada penghujung 2023, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mencatat ada sekitar 370,747 orang yang mengalami kecelakaan kerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa hak-hak pekerja terhadap K3 belum sepenuhnya terpenuhi. 

Jika dipahami secara fundamental, K3 merupakan kebijakan yang bertujuan untuk melindungi karyawan dari risiko dan bahaya yang timbul selama bekerja. Hal tersebut mencakup berbagai langkah preventif, seperti penggunaan peralatan pelindung diri, pelatihan keselamatan, dan pengawasan saat bekerja.

Di sisi lain, International Labour Organization (ILO) mengungkapkan bahwa tingkat kecelakaan kerja di negara berkembang empat kali lebih tinggi dibanding negara maju. Apabila ditarik benang merah, tingkat kecelakaan kerja yang terjadi dalam suatu negara dapat mencerminkan kondisi kesejahteraan negara tersebut. Di mana semakin tinggi jumlah kecelakaan kerja yang terjadi, maka semakin rendah kesejahteraan negara tersebut.

Hal ini tentu tidak terlepas dari kerugian yang harus ditanggung selepas terjadinya kecelakaan kerja. Bahkan menurut ILO, kerugian yang timbul dari kecelakaan kerja menyentuh 4% dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia. Dalam teori yang seringkali digunakan untuk menghitung kerugian suatu kecelakaan kerja, yakni teori gunung es (iceberg theory) mengungkapkan bahwa kerugian yang ditimbulkan akibat kecelakaan kerja jauh lebih besar dari yang terlihat.

Di Indonesia sendiri, peraturan K3 telah diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja. Dalam pasal tersebut, sanksi pidana terberat hanya sebatas denda maksimal 100.000 dengan kurungan tiga bulan sehingga sanksi tersebut dianggap tidak sebanding dengan pelanggaran yang dilakukan. Sebagai contoh, apabila kasus pelanggaran K3 berat yang menyebabkan hilangnya sebuah nyawa. 

Contoh lain, pada kasus ledakan pabrik peleburan nikel oleh PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel di bulan Desember tahun lalu. Ledakan yang mengakibatkan 21 orang kehilangan nyawa ini belum diputuskan sanksinya hingga sekarang. Jika berkaca pada kasus tersebut, maka penindakan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia masih jauh dari kata tegas dan adil.

Padahal pemerintah Indonesia sendiri telah menjamin hak pekerja untuk memperoleh perlindungan atas K3 melalui Undang-undang Pasal 86 Ayat 1 Nomor 13 Tahun 2003. Tetapi, dalam implementasinya, pemerintah masih belum berhasil mewujudkan hak tersebut akibat dari lemahnya sanksi yang diberlakukan. Berkaca dari hal tersebut, pemerintah Indonesia perlu mengadaptasi sistem manajemen K3 dari negara maju, khususnya Jepang. 

Sebagai contoh nyata, kebijakan K3 di Jepang berhasil terimplementasi dengan baik. Kepedulian terhadap kecelakaan kerja menjadi penggerak utama pemerintah Jepang dalam menindak tegas pelanggaran K3. Dengan memberlakukan sanksi yang berat, pemerintah Jepang berusaha mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan mendorong pengusaha untuk menjaga lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi pekerja.

K3 di tempat kerja merupakan kepentingan pengusaha, pemerintah, maupun pekerja. Pengusaha bertanggung jawab untuk menjalankan K3 secara benar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pengusaha juga harus menjamin keselamatan pekerja, seperti dengan memberikan alat pelindung diri,asuransi kesehatan, pelatihan K3 pada pekerja, hingga melakukan proses audit secara rutin.

Di sisi lain, pekerja memiliki kewajiban untuk menaati peraturan K3 yang berlaku. Pekerja perlu memahami resiko pekerjaannya dan mengikuti petunjuk keselamatan yang diberikan perusahaan. Penting bagi pekerja untuk memahami dan menerapkan K3 yang berlaku di tempat kerjanya.

Pemerintah yang memiliki peran penting dalam penerapan K3 seharusnya tidak hanya memberi solusi berupa langkah preventif saja. Namun, diperlukan upaya represif dengan hukum yang memadai sehingga diperlukan pembaruan sanksi terkait pelanggaran K3 untuk menimbulkan efek jera. 

Terlepas dari perbedaan kondisi yang ada di setiap negara, perbedaan pekerjaan yang harus ditanggung serta medan yang dihadapi para pekerja, keselamatan dan kesehatan pekerja adalah hak asasi manusia mendasar yang harus dipenuhi. Sejatinya, tidak pernah ada pekerjaan yang sebanding dengan nyawa manusia.

Sumber: its.ac.id

Selengkapnya
Implementasi K3 di Indonesia, Jaminan Kesejahteraan atau Sekadar Regulasi?

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Menghindari Kegagalan Konstruksi: Kesalahan Umum dan Solusinya

Dipublikasikan oleh Muhammad Armando Mahendra pada 18 Maret 2025


Kegagalan konstruksi dapat berdampak negatif pada bangunan dan proyek Anda. Mencegah kegagalan ini sangat penting, dan untuk melakukannya, Anda perlu mengenali kesalahan umum yang sering terjadi dalam konstruksi dan mengetahui solusi-solusi yang efektif.

Artikel ini akan membahas berbagai aspek yang berhubungan dengan kegagalan konstruksi, mulai dari standar keberhasilan konstruksi, kesalahan umum yang sering terjadi, dampak dari kegagalan konstruksi, strategi untuk mengatasi kegagalan, penggunaan teknologi dan inovasi, tantangan dalam konstruksi.

Jangan khawatir, kami telah mengumpulkan informasi terkini dan terpercaya agar Anda memiliki pemahaman yang komprehensif tentang masalah ini. Setelah membaca artikel ini, Anda akan memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang cara menghindari kegagalan konstruksi dan menjaga kualitas proyek konstruksi Anda.

Standar Keberhasilan Konstruksi Bangunan

Sebelum kita membahas kesalahan umum dalam konstruksi, penting untuk memahami standar keberhasilan dalam proyek konstruksi. Dalam konteks konstruksi bangunan, standar keberhasilan mengacu pada kriteria-kriteria yang perlu dipenuhi agar proyek konstruksi dianggap berhasil.

1. Definisi Keberhasilan dalam Proyek Konstruksi

Keberhasilan konstruksi adalah penilaian tentang sejauh mana proyek konstruksi telah mencapai tujuan yang ditetapkan. Keberhasilan dapat dilihat dari berbagai perspektif, seperti kepuasan klien, pemenuhan persyaratan teknis dan spesifikasi, serta keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.

2. Indikator Keberhasilan dalam Proyek Konstruksi

Terdapat beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan dalam proyek konstruksi. Beberapa indikator umum termasuk sejauh mana proyek selesai tepat waktu, sesuai dengan anggaran yang ditetapkan, memenuhi standar kualitas yang ditentukan, serta meminimalkan adanya kesalahan dan cacat pada bangunan.

Selain itu, indikator keberhasilan konstruksi juga dapat meliputi keamanan kerja, keberlanjutan lingkungan, dan kepuasan pelanggan. Penggunaan indikator keberhasilan yang tepat akan membantu melacak kemajuan proyek dan memastikan pencapaian target yang diinginkan seiring dengan perkembangan proyek tersebut.

Kesalahan Umum dalam Konstruksi

Dalam industri konstruksi, seringkali terjadi kesalahan yang dapat menyebabkan kegagalan dalam proyek konstruksi. Untuk menghindari hal tersebut, sangat penting untuk mengidentifikasi dan memahami kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi. Dalam bagian ini, kita akan membahas tiga kesalahan umum yang sering terjadi dalam konstruksi, yaitu:

1. Perencanaan yang Buruk

Salah satu kesalahan umum dalam konstruksi adalah perencanaan yang buruk atau tidak memadai. Perencanaan yang buruk dapat mengakibatkan proyek konstruksi tidak sesuai dengan kebutuhan dan tujuan awal, serta mengakibatkan biaya yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perencanaan yang detail, teliti, dan memperhitungkan semua aspek penting dalam sebuah proyek konstruksi. Perencanaan yang baik juga mencakup pemilihan metode dan teknologi yang tepat.

2. Pemilihan Material yang Tidak Tepat

Pemilihan material yang tidak tepat juga merupakan salah satu kesalahan umum dalam konstruksi. Pemilihan material yang tidak sesuai dengan kebutuhan proyek dapat mengakibatkan ketidakstabilan struktur, kurangnya daya tahan terhadap cuaca atau lingkungan, dan berkurangnya umur pakai bangunan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian yang teliti dan konsultasi dengan ahli untuk memilih material yang sesuai dengan kebutuhan proyek konstruksi.

3. Kesalahan dalam Pelaksanaan Pekerjaan

Kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan juga sering terjadi dalam konstruksi. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya pengawasan dan koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam proyek, termasuk kontraktor, pekerja, dan insinyur. Kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan dapat mengakibatkan hasil yang tidak sesuai dengan desain atau standar yang ditetapkan, serta mengurangi kualitas dan keamanan bangunan. Oleh karena itu, penting untuk memiliki pengawasan yang ketat dan komunikasi yang baik antara semua pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum ini dan menggunakan praktik terbaik dalam perencanaan, pemilihan material, dan pelaksanaan pekerjaan, diharapkan dapat mengurangi risiko kegagalan dalam proyek konstruksi dan memastikan keberhasilan proyek yang dijalankan.

Dampak Kegagalan Konstruksi

Kegagalan konstruksi dapat memiliki dampak yang signifikan, baik secara finansial maupun dari segi keamanan. Dalam bagian ini, kami akan membahas beberapa dampak penting yang dapat terjadi akibat kegagalan konstruksi.

1. Kerugian Finansial

Satu dampak yang seringkali muncul akibat kegagalan konstruksi adalah kerugian finansial yang besar. Proyek konstruksi yang gagal dapat mengakibatkan biaya tambahan yang signifikan untuk memperbaiki kesalahan dan merencanakan ulang proyek. Hal ini akan memberikan beban yang berat bagi pihak pengembang atau pemilik proyek, dan juga dapat merugikan para pihak yang terlibat, seperti kontraktor dan pemasok material. Kerugian finansial yang tak terduga juga dapat mengganggu arus kas perusahaan dan menghambat pertumbuhan bisnis.

2. Kerusakan Bangunan dan Infrastruktur

Kegagalan konstruksi juga dapat mengakibatkan kerusakan pada bangunan dan infrastruktur yang dibangun. Bangunan yang tidak tahan terhadap beban yang diperkirakan atau material yang dipilih dengan tidak tepat dapat mengalami keruntuhan atau retak-retak yang serius. Selain itu, proyek infrastruktur yang tidak dilaksanakan dengan sempurna dapat mengalami kerusakan yang mengganggu fungsi dan keandalannya. Kerusakan ini bukan hanya menyebabkan kerugian finansial, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat yang menggunakan atau berada di sekitar bangunan atau infrastruktur tersebut.

3. Risiko Keselamatan

Kegagalan konstruksi juga membawa risiko keselamatan yang serius. Bangunan yang tidak memenuhi standar keselamatan atau tidak mampu menahan beban yang diperkirakan dapat mengancam nyawa penghuninya. Selain itu, proyek infrastruktur yang tidak dirancang atau dilaksanakan dengan benar juga dapat menjadi tempat berkumpulnya risiko keselamatan, seperti kebocoran gas, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, dan lain sebagainya. Risiko keselamatan yang timbul akibat kegagalan konstruksi harus segera diatasi demi melindungi masyarakat yang menggunakan dan berinteraksi dengan bangunan atau infrastruktur tersebut.

Strategi Mengatasi Kegagalan Konstruksi

Untuk mengatasi kegagalan konstruksi, ada tiga strategi utama yang dapat Anda terapkan. Strategi ini akan membantu meningkatkan kualitas proyek konstruksi Anda secara keseluruhan.

1. Peningkatan Kualitas Perencanaan

Salah satu faktor penting dalam menghindari kegagalan konstruksi adalah melalui peningkatan kualitas perencanaan. Penting untuk memastikan bahwa perencanaan konstruksi Anda sudah matang dan menyeluruh sebelum memulai proyek. Ini melibatkan identifikasi lengkap dari semua kebutuhan proyek, pemetaan proses konstruksi yang jelas, dan pemastian bahwa semua standar dan regulasi terpenuhi.

2. Pemilihan Material yang Tepat dan Berkualitas

Pemilihan material yang tepat dan berkualitas juga merupakan strategi penting dalam mencegah kegagalan konstruksi. Pastikan Anda menggunakan material konstruksi yang sesuai dengan kebutuhan proyek dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Pemilihan material yang baik akan mengurangi risiko kerusakan dan meningkatkan kekuatan dan daya tahan konstruksi.

3. Pengawasan dan Kontrol Kualitas yang Ketat

Pengawasan dan kontrol kualitas yang ketat adalah strategi penting lainnya dalam mengatasi kegagalan konstruksi. Pastikan Anda memiliki tim pengawas yang kompeten dan berpengalaman yang dapat memantau setiap tahap proyek dengan teliti. Melalui pengawasan yang ketat, Anda dapat mengidentifikasi potensi masalah atau kesalahan sebelum mereka menjadi masalah yang lebih besar dan mempengaruhi kualitas akhir konstruksi.

Teknologi dan Inovasi untuk Mencegah Kegagalan Konstruksi

Teknologi dan inovasi memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah kegagalan konstruksi. Dalam industri konstruksi yang terus berkembang, penggunaan teknologi konstruksi dan inovasi konstruksi dapat membantu meningkatkan efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan proyek konstruksi. Dalam bagian ini, kita akan membahas tiga aspek utama dari teknologi dan inovasi dalam konstruksi yang dapat membantu mencegah kegagalan konstruksi.

1. Penggunaan Software Manajemen Proyek

Salah satu inovasi terbesar dalam industri konstruksi adalah penggunaan software manajemen proyek konstruksi. Software ini memungkinkan para profesional konstruksi untuk dengan mudah mengelola proyek mereka, melacak jadwal, anggaran, dan sumber daya yang terlibat dalam proyek. Dengan menggunakan software manajemen proyek, tim proyek dapat melakukan perencanaan yang lebih baik, mengoptimalkan operasi, dan mengurangi risiko kegagalan konstruksi. Dengan penggunaan software manajemen proyek yang tepat, Anda dapat mengatur tugas, mengoordinasikan tim, dan memantau kemajuan proyek secara real-time. Ini akan membantu menghindari kesalahan, mengurangi biaya, dan meningkatkan efisiensi dalam proyek konstruksi.

2. Iimpelementasi Teknologi BIM (Bulding Information Modeling)

Teknologi BIM, atau Building Information Modeling, telah menjadi transformasi bagi industri konstruksi. BIM adalah pendekatan terintegrasi untuk perencanaan, desain, konstruksi, dan pengelolaan bangunan. Dalam BIM, seluruh informasi tentang bangunan, termasuk geometri, material, dan komponen, dikumpulkan dalam satu model digital yang terkoordinasi. Dengan menggunakan teknologi BIM, Anda dapat merencanakan proyek dengan lebih akurat, mengidentifikasi potensi konflik di awal, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Implementasi BIM dapat menghasilkan bangunan yang lebih efisien, berdaya tahan lama, dan aman. Dengan menggunakan teknologi BIM, risiko kesalahan dan kegagalan konstruksi dapat dikurangi secara signifikan.

3. Inovasi Material dan Teknik Konstruksi

Penelitian dan pengembangan terus-menerus dalam industri konstruksi telah memunculkan inovasi material dan teknik konstruksi yang dapat membantu mencegah kegagalan konstruksi. Inovasi material menyediakan alternatif yang lebih kuat, ringan, dan tahan lama dalam pembangunan bangunan. Contohnya, penggunaan beton bertulang yang diperkuat dengan serat, penambahan bahan pengikat yang lebih efektif, atau penggunaan bahan isolasi termal yang lebih baik. Di sisi lain, inovasi dalam teknik konstruksi mencakup penggunaan metode konstruksi prefabrication, teknik pengelasan yang canggih, atau penggunaan konstruksi modular. Dengan menggunakan inovasi material dan teknik konstruksi yang baru, Anda dapat meningkatkan kualitas bangunan, mengurangi risiko, dan meminimalkan kemungkinan kegagalan konstruksi.

Penggunaan teknologi yang canggih dan inovasi kontinu dalam industri konstruksi merupakan langkah yang positif menuju mencegah kegagalan konstruksi. Dengan mengadopsi software manajemen proyek, implementasi teknologi BIM, dan menerapkan inovasi material dan teknik konstruksi, Anda dapat memastikan bahwa proyek konstruksi Anda berjalan dengan lancar, aman, dan efisien.

Tantangan dalam Konstruksi

Konstruksi adalah industri yang penuh dengan tantangan yang harus dihadapi oleh para profesional di bidang ini. Tantangan-tantangan ini mencakup beberapa aspek penting dalam pengelolaan proyek konstruksi, pengawasan kualitas, dan pemenuhan standarisasi yang telah ditetapkan. Selain itu, adanya perbedaan dalam regulasi lokal juga dapat menjadi sebuah tantangan yang harus diatasi untuk menjamin kesuksesan proyek konstruksi.

1. Pengelolaan Proyek dan Koordinasi

Pengelolaan proyek konstruksi dan koordinasi yang efektif merupakan tantangan utama dalam industri ini. Para profesional harus mampu mengatur dan mengendalikan berbagai aspek proyek, termasuk penjadwalan, pengawasan tim, dan ketersediaan sumber daya. Koordinasi yang baik antara berbagai pihak terlibat seperti arsitek, insinyur, dan kontraktor juga penting untuk mencapai kesuksesan proyek konstruksi.

2. Kualitas dan Standarisasi

Pemeriksaan kualitas konstruksi dan pemenuhan standarisasi adalah tantangan lain yang dihadapi dalam proyek konstruksi. Penting bagi para profesional untuk memastikan bahwa semua pekerjaan konstruksi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Hal ini meliputi penggunaan bahan konstruksi yang berkualitas tinggi, penerapan prosedur yang benar, dan pengawasan yang ketat terhadap semua tahap proyek. Dengan menjaga kualitas konstruksi yang tinggi, akan dihasilkan bangunan yang aman, kuat, dan tahan lama.

3. Penyesuaian dengan Regulasi Lokal

Tantangan lain dalam konstruksi adalah penyesuaian dengan regulasi lokal yang berlaku di suatu daerah atau negara. Regulasi lokal yang berbeda-beda dapat mempengaruhi pelaksanaan proyek konstruksi secara signifikan. Oleh karena itu, para profesional harus memahami dan mematuhi semua peraturan dan persyaratan yang berlaku, termasuk perizinan, izin lingkungan, dan persyaratan keamanan. Dengan memenuhi regulasi lokal, proyek konstruksi dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sumber: equiperp.com

Selengkapnya
Menghindari Kegagalan Konstruksi: Kesalahan Umum dan Solusinya

Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Tol Bocimi Longsor, Pengamat: Ada Kegagalan Konstruksi

Dipublikasikan oleh Muhammad Armando Mahendra pada 18 Maret 2025


TOL Bogor-Ciawi-Sukabumi (Tol Bocimi) longsor tepatnya di KM 64-600 Tol Parungkuda, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu malam, (3/4). Direktur eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang menuding adanya kegagalan konstruksi pada pembangunan tol tersebut sehingga menyebabkan longsornya jalan

Ruas Tol Bocimi Seksi 2 yang terdampak longsor baru diresmikan delapan bulan lalu oleh Presiden Jokowi atau tepatnya pada 4 Agustus 2023. Deddy mempertanyakan perihal uji laik fungsi atau ULF jalan tol tersebut. ULF merupakan rangkaian terakhir yang dilaksanakan sebelum jalan tol dioperasikan.

"Ini masalah kegagalan konstruksi. Perlu ditanyakan lagi perihal ULF jalan tol itu," ujar kepada Media Indonesia.

engamat transportasi itu menegaskan seharusnya badan usaha jalan tol (BUJT) yang membangun dan mengelola Tol Bocimi memperhitungkan segala kemungkinan risiko terjadi, termasuk rawan longsor. 

Deddy menerangkan area rawan longsor umumnya berada di tepi sungai, sehingga bila terjadi curah hujan tinggi jalan tol bisa tergerus ke arah sungai. 

"Mengapa ULF jalan tol tidak mencermati lokasi longsor yg berada di tebing sungai. 

Area rawan longsor umumnya berada di tepi sungai. Sebaiknya, tim kerja ULF jalan tol Bocimi dievaluasi," ucapnya. 

Dengan adanya longsor di jalan Tol Bocimi, pengendara yang mau mudik dari dan ke Sukabumi diminta tidak melewati ruas tol tersebut. Pemerintah dan BUJT diminta untuk memastikan merombak konstruksi tol tersebut. 

"Tol Bocimi jangan digunakan dulu sebelum ada evaluasi total terkait konstruksi jalan tol. Otomatis nanti pemudik bisa pakaj pakai jalan non tol ke Sukabumi," pungkasnya. 

Dalam keterangan terpisah, PT Trans Jabar Tol selaku pemilik konsesi jalan tol Bocimi tengah melakukan pengamanan di lokasi kejadian dan melakukan pengalihan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. 

Corporate Secretary Waskita Toll Road Alex Siwu mengatakankendaraan dari arah Ciawi menuju Parungkuda dialihkan keluar di Cigombong. Adapun akses dari arah Parungkuda menuju Ciawi ditutup sementara guna menghindari potensi tanah longsor tambahan. 

"Diduga longsor terjadi karena gerusan air akibat curah hujan yang lebat di sekitar lokasi," urainya

Saat ini Manajemen PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Toll Road tengaj melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan penanganan dan melihat kondisi keseluruhan ruas Tol Bocimi. (Z-10)

Sumber: mediaindonesia.com

Selengkapnya
Tol Bocimi Longsor, Pengamat: Ada Kegagalan Konstruksi

Komunikasi dan Informatika

Web Defacement : Definisi, Contoh, Cara Kerja, serta Penanganan Serangan Siber

Dipublikasikan oleh Muhammad Armando Mahendra pada 18 Maret 2025


Serangan Peretas merupakan hal perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti karena teknologi sudah semakin berkembang di seluruh penjuru dunia, yang sangat berdampak pada aktivitas sehari-hari. Namun, seiring berkembangnya teknologi yang bertujuan untuk mempermudah dan membantu untuk membuat suatu pekerjaan menjadi lebih efisien dan efektif, masih terdapat beberapa oknum yang menggunakan ilmu pada perkembangan zaman ini dari sisi negatif. Seperti halnya pada perkembangan teknologi, tidak menutup kemungkinan bahwa masih banyak kalangan yang perlu adaptasi dalam penggunaan teknologi tersebut. Hal ini menjadi celah bagi serangan peretas yang bertujuan untuk meretas data yang dimiliki oleh pengguna gadget yang mudah dikelabui dengan informasi-informasi yang membuat pengguna bingung.

Peretasan makin hari makin bermacam-macam dan sangat tidak terduga bahwa hal tersebut merupakan hal yang berbahaya. Berawal dari penyebaran tautan berbahaya yang disebarkan dengan mengatasnamakan perusahaan-perusahaan besar, dan jika tautan diklik maka data pengguna akan otomatis terakses mulai dari password gadget hingga dapat mengakses mobile banking pada gadget tersebut. Hal itu tentunya membuat panik dan khawatir seluruh pengguna gadget dari semua kalangan terutama untuk kalangan yang masih gaptek (gagap teknologi).

Definisi Web Defacement

Keamanan siber mengacu pada serangkaian teknologi, proses, dan praktik yang dirancang untuk melindungi jaringan, perangkat, program, dan data dari serangan, kerusakan, atau akses secara illegal dari serangan peretas. Sebagian besar situs web dan aplikasi web menyimpan data dalam konfigurasi yang mempengaruhi konten yang ditampilkan pada situs web atau menentukan di mana tata letak dan konten halaman berada. Perubahan yang terjadi dan tidak dapat diprediksi pada tata letak atau bahkan isi dari konten tersebut berarti menunjukkan adanya gangguan keamanan dan mungkin menandakan adanya serangan peretas.

Web Defacement merupakan salah satu bentuk serangan peretas di mana peretas dapat menembus situs web dan mengganti konten pada situs tersebut dengan notifikasi atau iklan yang biasanya mengandung pesan-pesan politik, agama, kata-kata tidak sopan, dan konten tidak pantas lainnya yang akan membuat nilai web tersebut menjadi sangat tidak baik. Dan tujuan dari web defacement juga di antaranya untuk dapat mencuri data atau informasi personal yang akan digunakan untuk hal yang tidak baik.

Contoh dan Cara Kerja Web Defacement

Contoh jelas dari web defacement adalah ketika peretas mengubah halaman depan pada situs web dengan mengubah tata letak, font dan menampilkan gambar atau notifikasi yang tidak sopan. Serangan peretas ini tentunya sangat mengganggu pengguna dan mengancam keamanan informasi yang tersimpan di dalamnya.

Web defacement biasanya terjadi Ketika situs web sedang dalam kondisi rentan atau memiliki celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh peretas, terdapat beberapa cara kerja yang biasa digunakan oleh peretas saat melakukan web defacement, diantaranya :

  1. Mencari Celah Keamanan
  2. Injeksi Kode
  3. Pencurian Kredensial
  4. Serangan Brute Force
  5. Eksploitasi Kerentanan Lain

Tools untuk Menangani Web Defacement

Untuk dapat mencegah atau menangani web defacement pada website, berikut merupakan beberapa tool yang dapat digunakan :

1. Firewall dan IDS/IPS : Menggunakan firewall yang kuat serta sistem diteksi/intrusion prevention system (IDS/IPS) untuk dapat membantu mendeteksi dan mencegah terjadinya serangan

2. Security Management System :  Menggunakan sistem manajemen keamanan yang komperhensif dan dapat membantu dalam mendeteksi, menganalisis dan merespon serangan dengan cepat

3. Velnurebility Scanners : Menggunakan alat pemindaian kerentanan yang dapat membantu mengidentifikasi kelemanan keamanan utnuk dapat mengambil Langkah-langkah untuk memperbaiki dan memperkuah kemanan pada website

4. Patch dan Update : Memastikan bahwa semua perangkat lunak, platform dan plugin yang digunakan dalam situs web diperbarui dengan patch keamanan terbaru yang dapat mencegah serangan defacement yang memeanfaatkan kerentanan yang diketahui

Dan juga terdapat beberapa langkah-langkah sederhana namun dapat membantu dan mencegah terjadinya peretasan pada website, diantaranya :

1. Monitoring Keamanan : Melakukan monitoring kemanan website dengan menggunkan alat pemantau untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan atau perubahan yang tidak sah pada web site

2. Backup dan Restore : Melakukan backup secara rutin situs web dan database untuk memulihkan situs web dalam keadaan normal jika terjadi serangan defacement dan pastikan cadangan database dapat dipulihkan

3.  Respon yang diperlukan untuk menangani web defacement diantaranya : tanggap, respon cepat, analisis penyabab, melakukan pemuluhan dan pemantauan

Perlu digaris bawahi bawa web defacement tidak hanya terjadi pada situasi tertentu atau saat situs web sedang aktif, peretas dapat mencoba melakukan defacement kapan saja jika mereka dapat menemukan celah keamnana yang dapat diretas. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga keamana situs web dengan melakukan hal-hal yang dapat mencegah terjadinya peretasan.

Sumber: jakarta.telkomuniversity.ac.id

Selengkapnya
Web Defacement : Definisi, Contoh, Cara Kerja, serta Penanganan Serangan Siber

Pertahanan

Peninggalan Douglas MacArthur

Dipublikasikan oleh Muhammad Armando Mahendra pada 18 Maret 2025


Douglas MacArthur meninggal dunia di Walter Reed Army Medical Center pada tanggal 5 April 1964 akibat penyakit sirosis biliari. Presiden Kennedy sudah mengizinkan pemakaman negara untuk MacArthur sebelum ia sendiri tewas dibunuh pada tahun 1963, dan Presiden Johnson kemudian memastikan arahan tersebut, dan ia memerintahkan agar MacArthur dimakamkan "dengan segala kehormatan yang dapat diberikan kepada seorang pahlawan yang telah tiada oleh sebuah bangsa yang berterima kasih." Pada 7 April, jenazahnya diangkut dengan menggunakan sebuah kereta pemakaman ke Union Station dan lalu diarak ke Capitol, dan di situ jenazahnya dibaringkan. Sekitar 150.000 orang berjalan melewati peti matinya. MacArthur sebelumnya pernah meminta agar ia dikuburkan di Norfolk, Virginia, yang merupakan tempat kelahiran ibunya dan tempat pernikahan kedua orang tuanya. Maka dari itu, pada tanggal 11 April, pemakamannya digelar di Gereja Episkopal Santo Paulus di Norfolk dan jenazahnya disemayamkan di Douglas MacArthur Memorial (bekas gedung Balai Kota Norfolk).

Dari segi militer, ia pernah mengalami kekalahan di Filipina pada tahun 1942 yang disebut oleh sejarawan militer Australia Gavin Long sebagai kekalahan "terbesar dalam sejarah perang Amerika di luar negeri". Reformasinya di West Point langsung dibatalkan, walaupun akhirnya dikembalikan secara perlahan. Gagasannya mengenai tentara yang juga mengerjakan urusan sipil dan memadamkan kerusuhan telah diabaikan oleh sebagian besar perwira yang berjuang di Eropa selama Perang Dunia II. Namun demikian, kemenangan MacArthur di Nugini pada tahun 1944, di Filipina pada tahun 1945, dan di Korea pada tahun 1950 berhasil dicapai walaupun ia kalah jumlah dan dengan menggunakan strategi dan manuver yang tepat. 

Pemberhentiannya sendiri juga berdampak besar terhadap hubungan antara sipil dengan militer di Amerika. Ketika Presiden Johnson bertemu dengan Jenderal William Westmoreland di Honolulu pada tahun 1966, ia berkata kepadanya: "Jenderal, saya mempertaruhkan banyak hal dengan bergantung kepada Anda. Saya harap Anda tidak mencoba melakukan MacArthur kepada saya."

Penghargaan dan Penghormatan

Sepanjang hidupnya, MacArthur memperoleh lebih dari 100 penghargaan militer dari Amerika Serikat dan negara-negara lainnya yang meliputi Medal of Honor, Légion d'honneur dan Croix de guerre dari Prancis, Ordo Takhta Italia, Ordo Orange-Nassau dari Belanda, Honorary Knight Grand Cross of the Order of the Bath dari Australia, dan Ordo Matahari Terbit dari Jepang.

MacArthur sangat dikenal di Amerika. Nama MacArthur diabadikan sebagai nama jalan raya, fasilitas umum, dan anak-anak. Bahkan ada nama lantai untuk dansa yang diambil dari namanya. Pada 1955, pengangkatannya menjadi General of the Armies diusulkan di Kongres, tetapi usulan tersebut tidak ditindaklanjuti.

Semenjak tahun 1987, General Douglas MacArthur Leadership Awards dianugerahkan setiap tahunnya oleh Angkatan Darat Amerika Serikat atas nama General Douglas MacArthur Foundation untuk menghargai para perwira junior yang telah menunjukkan "tugas, kehormatan, dan negara" dalam kehidupan profesional mereka dan dalam pengabdian mereka kepada masyarakat.

 

Sumber: id.wikipedia.org

Selengkapnya
Peninggalan Douglas MacArthur
« First Previous page 584 of 1.317 Next Last »