Pendahuluan
Tesis master berjudul "E-commerce Last Mile Delivery (Solutions for not at home problem)" oleh Jinto Lal Das dan Victor Dogbeda Fianu dari Linnaeus University (2018) membahas tentang solusi untuk mengatasi masalah 'tidak di rumah' dalam pengiriman last mile (last mile delivery) di Swedia. Tesis ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai solusi yang digunakan untuk mengatasi masalah 'tidak di rumah' dalam pengiriman last mile di era e-commerce serta mengetahui preferensi pelanggan terhadap solusi-solusi tersebut.
Latar Belakang dan Motivasi
Pertumbuhan e-commerce di Swedia telah berkontribusi pada perekonomian dan membentuk gaya hidup masyarakat, terutama dengan adanya layanan pengiriman ke rumah (home delivery). Namun, masalah 'tidak di rumah' dan pengiriman berulang telah menyebabkan masalah bagi konsumen dan penyedia layanan logistik, yang menyebabkan peningkatan biaya pengiriman. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan inovasi untuk menghasilkan solusi yang nyaman bagi pelanggan dan penyedia 3PL (third-party logistics).
Tujuan Penelitian
Tujuan utama dari tesis ini adalah:
- Mengevaluasi solusi yang digunakan untuk mengatasi masalah 'tidak di rumah' dalam pengiriman last mile di e-commerce.
- Mengetahui solusi mana yang disukai oleh pelanggan dan dampak solusi tersebut pada pelanggan.
- Menentukan solusi potensial untuk mengatasi masalah 'tidak di rumah'.
Metodologi Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui diskusi kelompok terfokus (focus group discussion) dan sembilan wawancara yang berfokus pada pelanggan profesional dan non-profesional di Swedia.
Kerangka Teoretis
Tesis ini membahas beberapa konsep kunci, termasuk:
- E-commerce: Perdagangan elektronik.
- Last Mile Delivery: Tahap terakhir dari proses pengiriman, dari pusat distribusi ke tangan pelanggan.
- Third Party Logistics (3PL): Penyedia layanan logistik pihak ketiga.
- Collection Points: Titik pengambilan barang.
- Locker Banks: Loker otomatis untuk pengambilan barang.
- Controlled Home Access: Akses terkontrol ke rumah pelanggan untuk pengiriman barang.
Hasil dan Diskusi
Temuan Utama
- Selain pengiriman ke rumah, pelanggan di Swedia umumnya menggunakan collection points dalam berbelanja online.
- Metode pengiriman lain seperti loker otomatis (automated locker banks) dan akses rumah terkontrol (controlled home access) masih dalam tahap awal.
- Tiga solusi potensial untuk mengatasi masalah 'tidak di rumah' adalah: lokasi aman di gedung tempat tinggal untuk menaruh paket (secured room at residential building to drop parcel), loker otomatis (automated locker bank), dan collection points yang lebih dekat dengan area perumahan.
Detail Temuan
- Collection Points: Pelanggan merasa ini adalah solusi yang nyaman, tetapi ada kekhawatiran tentang jam buka dan lokasi.
- Locker Banks: Pelanggan melihat loker sebagai solusi yang potensial, tetapi lokasinya harus strategis.
- Reception Box: Pelanggan memiliki kekhawatiran tentang keamanan dan privasi.
- Controlled Home Access: Pelanggan memiliki kekhawatiran tentang keamanan dan kepercayaan.
Studi Kasus dan Angka
- Penelitian ini menyebutkan bahwa PostNord (2017) melaporkan preferensi pengiriman di wilayah Nordic, di mana collection points menjadi metode yang disukai.
- Terdapat gambar DHL Locker Banks di Willys Store di Teleborg, Vaxjo, yang menunjukkan implementasi solusi loker di Swedia.
Kesimpulan
Tesis ini menyimpulkan bahwa masalah 'tidak di rumah' dalam pengiriman last mile dapat diatasi dengan beberapa solusi, di mana collection points, loker otomatis, dan lokasi aman di gedung tempat tinggal merupakan solusi yang menjanjikan.
Implikasi Manajerial
Artikel ini menawarkan implikasi manajerial berikut:
- Penyedia layanan logistik harus mempertimbangkan preferensi pelanggan dalam memilih solusi pengiriman last mile.
- Lokasi strategis dan jam buka yang fleksibel adalah faktor penting dalam keberhasilan collection points dan loker otomatis.
- Keamanan dan privasi adalah pertimbangan utama dalam implementasi reception box dan controlled home access.
Penelitian Masa Depan
Penelitian masa depan dapat fokus pada:
- Analisis biaya dan manfaat dari berbagai solusi pengiriman last mile.
- Pengembangan model untuk memprediksi preferensi pelanggan terhadap solusi pengiriman last mile.
- Studi komparatif tentang solusi pengiriman last mile di berbagai negara.
Sumber : Das, J. L., & Fianu, V. D. (2018). E-commerce Last Mile Delivery (Solutions for not at home problem). Master Thesis, Linnaeus University.