Artikel "Digital supply chain: Roadmap development and application based on Industry 4.0 principles" yang ditulis oleh Júlio Fernandes, Luciana Paula Reis, dan Sérgio Evangelista Silva, membahas tentang pengembangan roadmap teknologi untuk mengintegrasikan prinsip, arsitektur, dan teknologi Industri 4.0 (I4.0) dalam mewujudkan Rantai Pasok Digital (Digital Supply Chain/DSC). Studi ini dilakukan di sebuah perusahaan di industri baja yang mengadopsi teknologi I4.0 untuk meningkatkan proses manajemen rantai pasoknya.
Latar Belakang dan Motivasi Penelitian
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh era digital baru yang didorong oleh revolusi industri keempat, yang ditandai dengan munculnya inovasi teknologi dengan berbagai aplikasi di perusahaan. Digitalisasi rantai pasok dipandang sebagai proses cerdas baru yang memberikan nilai tambah dengan menggunakan teknologi I4.0. Meskipun konsep DSC banyak dibahas, pemahaman tentang istilah ini masih dalam tahap awal. Kesenjangan penelitian terletak pada kurangnya karya empiris tentang pengembangan I4.0 dengan pedoman yang jelas untuk digitalisasi rantai pasok.
Kerangka Teoretis
Artikel ini membahas konsep-konsep kunci seperti rantai pasok digital (DSC), prinsip dan arsitektur Industri 4.0, serta roadmap teknologi. DSC mengacu pada evolusi bagaimana rantai pasok tradisional mengimplementasikan I4.0 dalam proses mereka. Teknologi I4.0 mencakup cloud computing, big data, internet of things , blockchain , kecerdasan buatan, dan lain-lain, untuk meningkatkan kinerja rantai pasok.
Prinsip-prinsip I4.0 dianggap sebagai indikator yang membantu dalam evaluasi terperinci dan implementasi teknologi dari paradigma teknologi ini dalam organisasi. Hermann, Pentek dan Otto (2016) mengusulkan enam prinsip I4.0: interoperabilitas, virtualisasi, desentralisasi keputusan, kemampuan real-time , orientasi layanan, dan modularitas.
Roadmap teknologi menjadi salah satu alat manajemen yang paling banyak digunakan untuk adopsi teknologi baru. Roadmap ini memungkinkan manajer perusahaan untuk mengoptimalkan waktu adopsi teknologi digital baru dan berguna untuk mengidentifikasi kekuatan yang dapat mendorong masa depan perusahaan dalam skenario yang berbeda.
Metodologi Penelitian
Penelitian ini menerapkan strategi studi kasus dengan pendekatan kualitatif di departemen rantai pasok sebuah perusahaan baja global di Brasil. Pengumpulan data dilakukan dalam tiga tahap: pertemuan penyelarasan awal, wawancara, dan lokakarya. Wawancara semi-terstruktur dilakukan sesuai dengan setiap lapisan roadmap . Lokakarya menggunakan brainstorming berdasarkan hasil wawancara untuk menghasilkan peta akhir yang diusulkan.
Temuan Penelitian Utama
Penelitian ini menghasilkan roadmap teknologi untuk digitalisasi rantai pasok, yang divalidasi dalam sebuah pabrik baja. Roadmap ini mencakup prinsip-prinsip I4.0, arsitektur teknologi, dan teknologi yang relevan untuk implementasi DSC.
Prinsip I4.0: Penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip I4.0 yang relevan untuk rantai pasok, seperti interoperabilitas dan kemampuan real-time .
Arsitektur Teknologi: Arsitektur teknologi mengacu pada kombinasi teknologi yang digunakan perusahaan untuk menstandardisasi dan mengintegrasikan proses mereka.
Roadmap Teknologi: Roadmap ini memberikan panduan bagi manajer untuk menyalurkan sumber daya mereka secara efisien dalam mengadopsi teknologi digital.
Studi Kasus dan Angka-Angka
Studi ini dilakukan di sebuah perusahaan baja global di Brasil. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 12 profesional dari departemen pasokan dan intelijen. Hasilnya adalah roadmap teknologi yang membantu manajer untuk mengimplementasikan teknologi I4.0 dalam proses mereka. Sayangnya, artikel ini tidak memberikan angka-angka spesifik mengenai dampak keuangan atau operasional dari implementasi roadmap tersebut.
Implikasi Teoretis dan Manajerial
Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mengembangkan dan menerapkan roadmap teknologi untuk digitalisasi rantai pasok mereka. Ini juga menyoroti pentingnya menyelaraskan prinsip-prinsip I4.0 dengan arsitektur teknologi dan strategi bisnis perusahaan. Secara manajerial, artikel ini memberikan panduan praktis bagi perusahaan yang ingin mengadopsi teknologi digital dalam rantai pasok mereka.
Keterbatasan dan Penelitian Mendatang
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk fokus pada satu perusahaan di industri baja. Penelitian mendatang dapat memperluas studi ini ke industri lain dan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak dari digitalisasi rantai pasok.
Kesimpulan
Artikel ini menyimpulkan bahwa roadmap teknologi dapat membantu perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip, arsitektur, dan teknologi I4.0 untuk mencapai DSC. Studi ini memberikan kontribusi berharga bagi pemahaman tentang bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan manajemen rantai pasok mereka.
Sumber Artikel: Fernandes, J., Reis, L. P., & Silva, S. E. (2023). Digital supply chain: Roadmap development and application based on Industry 4.0 principles. IFAC PapersOnLine , 56 (2), 10339-10344.