Pendahuluan
Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian terpenting di dunia, berkontribusi besar terhadap perekonomian global, terutama di negara-negara penghasil seperti Vietnam. Namun, industri kopi menghadapi tantangan besar, seperti fluktuasi permintaan, ketidakseimbangan pasokan, dan masalah efisiensi rantai pasok.
Penelitian oleh Thi Thuy Hanh Nguyen dari Université Polytechnique Hauts-de-France ini mengusulkan pendekatan berbasis SCOR Model dan prediksi permintaan dengan algoritma AI untuk mengoptimalkan rantai pasok kopi di Vietnam.
Metodologi Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan hybrid forecasting dan model evaluasi kinerja rantai pasok:
✅ SCOR Model (Supply Chain Operations Reference) → Untuk mengukur kinerja rantai pasok kopi berdasarkan efisiensi perencanaan dan pengelolaan permintaan.
✅ ARIMAX-LSTM Hybrid Forecasting → Kombinasi model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMAX) dan Long Short-Term Memory (LSTM) untuk meningkatkan akurasi prediksi permintaan kopi.
✅ Analisis dampak lingkungan → Evaluasi emisi karbon dan efisiensi sumber daya dalam rantai pasok kopi.
Temuan Utama
1. Evaluasi Kinerja Rantai Pasok Kopi Menggunakan SCOR Model
📌 SCOR Model Versi 12 digunakan untuk menganalisis rantai pasok kopi di Vietnam.
📌 Skor kinerja rantai pasok tergolong rata-rata, dengan proses perencanaan sebagai aspek yang memiliki skor tertinggi.
📌 Manajemen permintaan merupakan elemen paling krusial dalam mengoptimalkan rantai pasok kopi.
2. Model Prediksi Permintaan dengan Hybrid AI
📌 Model ARIMAX-LSTM terbukti lebih akurat dalam memprediksi permintaan kopi dibandingkan metode tradisional.
📌 Uji coba dilakukan pada data kopi Vietnam serta produk pertanian Thailand (nanas, jagung, dan singkong).
📌 Perbedaan antara prediksi dan penjualan aktual sangat kecil, membuktikan keandalan model ini.
3. Studi Kasus: Implementasi Model pada Industri Kopi Vietnam
📌 Vietnam merupakan produsen kopi terbesar kedua di dunia, tetapi menghadapi ketidakseimbangan antara produksi dan konsumsi.
📌 Fluktuasi pasokan menyebabkan stok berlebih di beberapa tahun (misalnya surplus 1,3 juta kantong pada 2019/2020), tetapi defisit di tahun lainnya.
📌 Adopsi model AI meningkatkan efisiensi rantai pasok dan mengurangi biaya operasional.
Tantangan dalam Implementasi Model Optimasi
⚠ Kurangnya adopsi teknologi digital di sektor pertanian.
➡ Solusi: Pelatihan petani dan pemangku kepentingan dalam pemanfaatan teknologi AI dan big data.
⚠ Ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan.
➡ Solusi: Penerapan model prediksi permintaan berbasis AI untuk perencanaan yang lebih akurat.
⚠ Dampak lingkungan akibat rantai pasok yang tidak efisien.
➡ Solusi: Optimasi rantai pasok dengan pendekatan berkelanjutan untuk mengurangi jejak karbon dan limbah.
Strategi Optimal untuk Meningkatkan Efisiensi Rantai Pasok Kopi
✅ Mengadopsi Teknologi Digital dalam Manajemen Rantai Pasok
- Menggunakan AI dan big data untuk analisis permintaan pasar.
- Menerapkan blockchain untuk transparansi dan keandalan data rantai pasok.
✅ Meningkatkan Kolaborasi antara Pemangku Kepentingan
- Mengembangkan kemitraan strategis antara petani, distributor, dan eksportir.
- Menerapkan kontrak berbasis performa untuk meningkatkan keandalan pemasok.
✅ Optimalisasi Model Prediksi Permintaan dengan Hybrid Approach
- Kombinasi SCOR Model, ARIMAX-LSTM, dan machine learning untuk hasil yang lebih akurat.
- Menyesuaikan model dengan karakteristik rantai pasok industri kopi di berbagai wilayah.
Kesimpulan
Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi rantai pasok kopi dengan model SCOR dan AI mampu meningkatkan efisiensi operasional serta daya saing industri.
Dengan mengadopsi teknologi digital dan pendekatan berbasis data, perusahaan dapat:
✅ Meningkatkan efisiensi produksi dan distribusi kopi.
✅ Mengoptimalkan keseimbangan antara permintaan dan pasokan.
✅ Mengurangi dampak lingkungan dengan strategi rantai pasok yang lebih berkelanjutan.
Penerapan model hybrid forecasting berbasis ARIMAX-LSTM terbukti memberikan prediksi permintaan yang lebih akurat, yang membantu dalam pengambilan keputusan strategis dan peningkatan profitabilitas.
Sumber : Thi Thuy Hanh Nguyen (2023). Improving and Optimizing the Performance of the Supply Chain: The Case of Coffee Production in Vietnam. Université Polytechnique Hauts-de-France.