Macam - Macam Node Jaringan Di Computer Network

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

13 Februari 2024, 14.35

Sumber: wikipedia.org

Terlepas dari media transmisi fisik apa pun, jaringan dibangun dari blok bangunan sistem dasar tambahan, seperti pengontrol antarmuka jaringan, repeater, hub, jembatan, sakelar, router, modem, dan firewall. Peralatan tertentu sering kali berisi banyak blok penyusun sehingga dapat menjalankan banyak fungsi.

Network interfaces

Pengontrol antarmuka jaringan (NIC) adalah perangkat keras komputer yang menghubungkan komputer ke lingkungan jaringan dan memiliki kemampuan untuk memproses data jaringan tingkat rendah. Misalnya, NIC mungkin memiliki konektor untuk menghubungkan kabel atau antena untuk transmisi dan penerimaan nirkabel, dan sirkuit terkait.

Dalam jaringan Ethernet, setiap kartu jaringan memiliki alamat MAC (Media Access Control) unik, yang biasanya disimpan di pengontrol dan memori non-volatilnya. Untuk menghindari konflik alamat antar perangkat jaringan, keunikan alamat MAC dijaga dan dikelola oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE). Alamat MAC Ethernet panjangnya enam oktet. Tiga oktet paling signifikan dicadangkan untuk mengidentifikasi produsen kartu jaringan. Pabrikan tersebut, hanya menggunakan awalan yang ditetapkan, secara unik menetapkan tiga oktet paling tidak signifikan dari setiap antarmuka Ethernet yang mereka produksi.

Repeaters and hubs

Repeater adalah perangkat elektronik yang menerima sinyal jaringan, membersihkannya dari kebisingan yang tidak perlu, dan memulihkannya. Sinyal tersebut disiarkan ulang dengan daya yang lebih tinggi atau melewati rintangan sehingga sinyal dapat menempuh jarak yang lebih jauh tanpa degradasi. Sebagian besar konfigurasi twisted pair Ethernet memerlukan repeater untuk kabel yang panjangnya lebih dari 100 meter. Dalam kasus serat optik, repeater dapat ditempatkan pada jarak puluhan atau bahkan ratusan kilometer. Repeater bekerja pada lapisan fisik model OSI, namun masih memerlukan waktu untuk memulihkan sinyal. Hal ini dapat menyebabkan penundaan propagasi, yang mempengaruhi kinerja jaringan dan mempengaruhi pengoperasian yang benar. Akibatnya, banyak arsitektur jaringan membatasi jumlah repeater yang dapat digunakan pada jaringan, seperti aturan Ethernet 5-4-3. Repeater Ethernet multiport dikenal sebagai hub Ethernet. Selain memulihkan dan mendistribusikan sinyal jaringan, hub pengulang membantu mendeteksi tabrakan dan mengisolasi kegagalan jaringan. Hub dan repeater LAN sebagian besar sudah ketinggalan zaman karena adanya switch jaringan saat ini.

Bridges and switches

Jembatan jaringan dan switch jaringan berbeda dari hub karena mereka meneruskan frame hanya ke port yang terlibat dalam komunikasi, sementara hub terus meneruskan ke semua port. Bridge hanya memiliki dua port, namun switch dapat dianggap sebagai jembatan multi-port. Switch biasanya memiliki banyak port, memungkinkan topologi perangkat bintang dan switch tambahan secara seri.

Bridge dan switch beroperasi pada lapisan data (Layer 2) model OSI dan menjembatani lalu lintas antara dua atau lebih segmen jaringan untuk membentuk satu jaringan area lokal. Keduanya merupakan perangkat yang meneruskan frame data antar port berdasarkan alamat MAC setiap frame. Mereka belajar memetakan port fisik ke alamat MAC dengan memeriksa alamat sumber frame yang diterima dan meneruskan frame hanya jika diperlukan. Jika tujuannya adalah MAC tujuan yang tidak diketahui, perangkat mengirimkan kueri ke semua port kecuali sumber dan menemukan lokasinya dalam respons.

Bridge dan switch berbagi jaringan dan domain tabrakan, namun tetap mempertahankan satu domain siaran. Segmentasi jaringan menggunakan bridging dan switching membantu membagi jaringan besar yang padat menjadi sekelompok jaringan yang lebih kecil dan lebih efisien.

Routers

Router adalah perangkat jaringan yang meneruskan paket antar jaringan dengan memproses informasi alamat atau perutean yang terdapat dalam paket tersebut. Informasi perutean sering kali diproses bersama dengan tabel perutean. Sebuah router menggunakan tabel peruteannya sendiri untuk menentukan ke mana harus meneruskan paket dan tidak memerlukan penerusan paket, yang tidak efisien dalam jaringan yang sangat besar.

Modems

Modem (modulator-demodulator) digunakan untuk menghubungkan node jaringan dengan kabel yang awalnya tidak ditujukan untuk lalu lintas jaringan digital, atau secara nirkabel. Untuk melakukan hal ini, sinyal digital memodulasi satu atau lebih sinyal pembawa untuk menghasilkan sinyal analog yang dapat disesuaikan untuk memberikan karakteristik yang diperlukan untuk transmisi. Modem awal memodulasi sinyal audio yang dikirim melalui saluran telepon biasa. Modem masih umum digunakan pada saluran telepon yang menggunakan teknologi saluran pelanggan digital dan sistem televisi kabel yang menggunakan teknologi DOCSIS.

Firewalls

Firewall adalah perangkat jaringan atau perangkat lunak yang mengontrol keamanan jaringan dan aturan akses. Firewall ditempatkan pada koneksi antara jaringan internal yang aman dan jaringan eksternal yang berpotensi tidak aman seperti Internet. Firewall biasanya dikonfigurasi untuk menolak permintaan akses dari sumber yang tidak dikenal sambil mengizinkan operasi dari sumber yang teridentifikasi. Peran penting firewall dalam keamanan jaringan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya serangan cyber.

Disadur dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Computer_network