1.Pertanyaan dari (Tanpa Nama)
Kalau pembelian tunai bagaimana?
Jawaban: Beli tunai itu bisa bermacam-macam, biasanya kalau di perusahaan lewat petty cash, Berarti ada sistem sendiri. Atau beli cash dalam artian, bisa juga orang purchase membeli barang tunai misalnya membeli komputer 5 juta. Untuk mendapatkan itu ada prosesnya, ada PO, ada PR. Purchase Request kemudian masuk ke purchase order lalu kemudian ke receiving, kalau di SAP namanya good receive kemudian vendor bill dan payment atau register payment. Basic-nya seperti itu, tentunya nanti di situ ada poin-poin. Misalnya register payment itu membutuhkan persetujuan, dsb.
Saya mau kembali ke basic S1, seri ke 1. Dari pengalaman saya belajar ERP ini ada 3 yang harus diketahui, 1 harus bisnis proses, ini orang-orang teknik industri dan sistem informasi. Sebenarnya sama orang akuntansi berbicara revenue cycle, dsb, tetapi biasanya kalau di ERP ini lebih spesifik, dari procure to payment. Yang kedua adalah teknik informatika untuk programming nya. Yang ketiga akuntansi, ini penting, karena walaupun orang teknik industri dan Informatika ini, sayangnya kadang-kadang tidak mengetahui akuntansi. Oleh karena itu saya mengajak semua tiga ini harus menjadikan 1 dan menariknya di ERP ini benar-benar dijadikan satu, ciri kita mengerti, orang akuntansi nya juga mengetahui bisnis proses yang seperti apa, sampai manufaktur dan sebagainya, dicatatnya di mana. Kadang-kadang orang di lapangan sendiri. Itu data langsung entry, apa yang terjadi itu banyak kemudian salah. Sekarang itu begitu dia salah entry itu langsung cepat mengerti, karena semua terintegrasi.
2. Pertanyaan dari Bapak Irvan B. Mulia
1) Odoo untuk Finance ini sifatnya Open Source, yang sekarang kami aplikasi kan itu banyak sistem. Ada yang pakai Harmoni, dll. Untuk mengaplikasikan Odoo untuk finance ini otomatis transmigrasi, bagaimana metodenya? Sistem security nya seperti apa? Karena kalau sistem yang lama ini istilahnya tertutup, dijadikan perusahaan saja.
2) Bagaimana prosedur metode migrasinya?
Jawaban:
1) Untuk masalah security, banyak yang mengatakan open source itu "Kan terbuka berarti tidak aman" tidak seperti itu, justru yang paling aman. Server di dunia itu hampir 95% menggunakan Linux, dan itu ada standarnya semua. Jadi walaupun terbuka pasti tetap ada standar standarnya, ada layer-layer security-nya. Misalnya tidak memiliki password langsung masuk itu tidak bisa, itu levelnya nanti sampai data. Semua data itu ada hak akses, menunya, misalnya menu warehouse tentunya nanti menu accounting tidak bisa diakses oleh orang werehouse bahkan tidak bisa melihat harga. Aman, ada aturannya, dengan aturan itu ada settingan, admin, security-nya.
2) Kami migrasi dari Accurate ke Odoo, proses migrasi tersebut menggunakan prinsipnya sama tetapi templatenya berbeda. Begitu anda dari Accurate, pasti PT nya sama, vendor yang sama, barangnya sama hanya pindah ke Odoo.
3. Pertanyaan dari (Tanpa Nama)
Sampai menghitung COGS bagaimana untuk sistem manufaktur?
Jawaban: Prinsipnya COGS itu adalah raw material, kemudian masuk ke WIP, kemudian ditambah direct labor, direct material, indirect material, dst. Itu semua dimasukkan kalau dalam manufaktur, ada bill of material, kemudian ada MO dan di situ kemudian ada work center, dsb itu di setting semuanya. Kemudian Itu di complete, misalnya orang operator rencananya berapa, misalnya di rencana hari ini produk A 10, jadinya 8, begitu 8 itu akan otomatis terlihat jurnalnya.
4. Pertanyaan dari (Tanpa Nama)
Apakah Odoo ini bisa untuk pertambangan, hotel, atau multicabang, multi Project?
Jawaban: Bisa. Dan kita sudah pernah menjalankan itu. Contohnya Abuba itu menggunakan Odoo, dan Meet and Fresh menggunakan Odoo juga. Banyak, di perusahaan manufaktur juga ada.
Profil Instruktur
Dr. Ir. Agung Terminanto, MBA, IPM, CEL, CEA
Founder & CEO PT Ctech ERP Indonesia, ERP Odoo Spesialist
Deskripsi Pemateri:
Dr. Ir. Agung Terminanto, MBA, IPM, CEL, CEA adalah pakar Transformasi Bisnis dan Konsultan ERP Odoo terkemuka di Indonesia dengan pengalaman profesional lebih dari 34 tahun.
Sebagai Founder & CEO PT. Ctech ERP Indonesia serta Pendiri Komunitas Odoo Indonesia (KOIN) dengan 4.300+ anggota, beliau telah memimpin berbagai implementasi sistem ERP berskala UMKM hingga korporasi. Kombinasi unik latar belakang beliau sebagai praktisi industri manufaktur (34 tahun) dan akademisi (Dosen di Fak Ilmu Komputer Universitas Indonesia, MBA ITB, dan Teknik Industri Universitas Pancasila) memberikan perspektif mendalam dalam menjembatani kebutuhan teknis sistem dengan strategi bisnis manajerial.
Memiliki kualifikasi pendidikan Doktor Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia dengan spesialisasi Adopsi Cloud ERP, Dr. Agung memegang berbagai sertifikasi bergengsi termasuk Certified Oracle e-Business Suite dan Asesor Kompetensi BNSP.
Rekam jejak beliau mencakup spektrum yang luas, mulai dari Production Planning Control (PPC), Manajemen SDM Strategis, hingga Business Process Reengineering. Beliau aktif berkontribusi pada pengembangan standar kompetensi nasional sebagai penyusun SKKNI ERP dan secara rutin mempublikasikan karya ilmiah terindeks Scopus terkait implementasi Odoo.
Sebagai "Pracademic (practitioner-academic)" yang berdedikasi, Dr. Agung berkomitmen untuk memajukan ekosistem digital Indonesia melalui pendidikan, pelatihan, dan implementasi teknologi tepat guna. Keahlian beliau tidak hanya pada konfigurasi teknis Odoo (versi 8 hingga 19), tetapi juga pada manajemen perubahan dan pengembangan SDM, menjadikannya mitra strategis yang andal untuk organisasi yang ingin melakukan transformasi digital yang berkelanjutan.
Core Competencies ERP & Odoo Implementation: Pakar implementasi end-to-end Odoo (Sales, CRM, Manufacturing, Accounting, HR) dan Oracle E-Business Suite. Business Process Reengineering: Analisis mendalam dan optimalisasi alur kerja bisnis menggunakan BPMN (BizAgi, Draw.io) untuk efisiensi operasional. Strategic Management & HRD: Pengalaman 10+ tahun di bidang HRD (People Dev, Recruitment, Training) dan manajemen strategis korporasi. Manufacturing & Supply Chain: Penguasaan kuat pada sistem produksi (MRP, JIT/Kanban, TQM, ISO 9001/14000) dan manajemen rantai pasok. Education & Training: Berpengalaman luas sebagai dosen pascasarjana, instruktur pelatihan korporasi, dan pembicara webinar nasional/internasional.